Rabu, 20 Juli 2011 19:05 WIB Tak Berkategori Share :

Gawat Solo Raya bakal krisis beras!

Karanganyar [SPFM], Solo Raya terancam krisis beras pada sekitar bulan Desember 2011 hingga Maret 2012. Hal ini disebabkan, cadangan beras di Bulog Sub Divre III Surakarta hanya aman untuk memenuhi konsumsi masyarakat hingga November mendatang. Kepala Bulog Subdivre III Surakarta, Tri Fajaryanto Rabu (20/7) mengatakan, saat ini stok beras Bulog sekitar 29.400 ton dengan tingkat konsumsi masyarakat sekitar 7000 ton per bulan. Tri mengungkapkan, untuk mengatasi hal ini, pemerintah merencanakan untuk melakukan impor beras, untuk menyangga kekosongan stok yang diakibatkan masa jeda panen.

Menurut rencana, beras yang akan diimpor pemerintah dan akan didistribusikan ke daerah-daerah yang membutuhakn sebesar 1,6 juta ton. Lebih lanjut diungkapkan Tri, panen raya beras diperkirakan baru akan terjadi pada Maret 2012, sehingga maka ada potensi kekosongan stok setelah November hingga Maret 2013.

Tri menambahkan, pihaknya akan lebih mengintensifkan penyerapan gabah petani sekitar 200 ton per hari. Hal ini dilakukan agar jika pun pihaknya mengajukan tambahan kebutuhan dari beras impor, jumlahnya tidak akan terlalu besar. [SPFM/dev]

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…