Rabu, 20 Juli 2011 18:02 WIB Tak Berkategori Share :

Emil Salim
negara katulistiwa terancam perubahan iklim

Karanganyar [SPFM], Perubahan Iklim yang terjadi didunia, jika tidak segera ditangani secara bersama-sama oleh semua negara, maka akan merugikan beberapa negara-negara di Katulistiwa. Mantan Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim dalam acara dialog Politik Dan Pembangunan Berkelanjutan di Hotel Lor Inn Rabu (20/7) mengatakan, jika negara-negara berkembang tidak segera melakukan tindakan, maka akan mengalami dampak yang luar biasa.

Menurut Emil, setidaknya ada 3 negara di bagian katilistiwa yang akan terkena dampak perubahan iklim tersebut, diantaranya adalah, Indonesia di Benua Asia, Brasil di Benua Amerika dan Zaire, Kongo di Benua Afrika. Salah satu dampak yang paling nyata adalah, hilangnya 30 persen pulau di Indonesia, akibat tenggelam karena dampak perubahan iklim.   Oleh sebab itulah, Emil mengungkapkan, pentingnya acara pertemuan Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Berkelanjutan, sebab untuk mencari beberapa masukan dan solusi. Emil melanjutkan, jika pada tahun 2011, tidak ada usulan yang nyata untuk meminimalisasikan, maka pertemuan Rio +20 di Rio De jeniro Brazil tidak akan ada artinya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Dana A Kartakusuma dikesempatan yang sama mengatakan, negara Indonesia mengadakan pertemuan dialog tingkat tinggi tersebut, untuk meminta masukan kepada beberapa Negara berkembang, untuk nantinya di bawa pada pertemuan Rio+20. Oleh Sebab itulah, Dana mengharapkan, akan adanya banyak masukan dan usulan,  untuk mencegah dampak dari perubahan iklim tersebut. [SPFM/hen]

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…