Pembuatan video mesum di Sukoharjo

Minggu, 10/7/2011
Ilustrasi anak-anak mengakses Internet (Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos)Ilustrasi anak-anak mengakses Internet (Adib Muttaqin Asfar/JIBI/Solopos)

Karanganyar (Solopos.com)–Polisi telah memastikan lokasi pembuatan video mesum yang diduga melibatkan seorang perempuan yang juga mantan anak pejabat di Karanganyar, berada di salah satu hotel di Sukoharjo.

Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Djoko Satriyo Utomo, mewakili Kapolres, AKBP Edi Suroso mengatakan, setelah barang bukti berupa video mesum berdurasi delapan menit 33 detik itu diteliti dan diinformasikan ke sejumlah pihak, Polres Karanganyar memastikan bahwa setting lokasi itu tidak berada di Karanganyar.

“Setelah kami cari, tidak ada hotel atau penginapan di Karanganyar yang settingnya seperti terlihat dalam video itu,” ungkap Kasatreskrim saat dihubungi Espos, Sabtu (9/7/2011) siang.

Akhirnya, Polres langsung mengembangkan ke daerah lain. Kepastian lokasi tersebut, lanjut Djoko, didapat setelah pihaknya meneliti dengan membesarkan video tersebut. Sampai didapat lokasi hotel yang settingnya cocok dengan yang ada di video mesum itu. Tidak dijelaskan lebih lanjut hotel mana yang dipakai untuk perbuatan mesum itu.

Menurut Djoko, polisi juga telah meminta keterangan ke pihak keluarga mantan pejabat itu. Pihak keluarga pun juga telah mengakui dan selanjutnya kasus tersebut akan ditangani di Polres Sukoharjo.

Selain itu, kata Djoko, pihak keluarga juga telah melapor ke Polres Sukoharjo dan menunjuk pengacara guna penyelesaian masalah itu.

Sebelumnya, video hubungan intim berformat mp4 itu diunggah pertama kali ke situs jejaring sosial Facebook di akun milik ETA, pada 1 Juli lalu. Pengungguhan video serupa di laman Facebook hingga tujuh kali.

Pada Rabu (6/7/2011) petang, ketujuh video tersebut dihapus oleh si pemilik akun. Namun sejumlah foto adegan syur potongan dari video tersebut, masih ada. Pada Jumat (8/7/2011), akun Facebook ETA sudah tidak aktif lagi. “Sekarang penanganan kasusnya sedang ditangani Polres Sukoharjo,” ungkap Djoko.

(fas)