Warga Solo makin marah dengan Gubernur Bibit Waluyo

Bibit Waluyo (JIBI/SOLOPOS/dok)Bibit Waluyo (JIBI/SOLOPOS/dok)

Solo (Solopos.com) – Merebaknya kabar bahwa Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, telah menyebut Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi), bodoh, memantik reaksi keras dari warga Solo. Mereka menyerukan penolakan atas kehadiran Bibit Waluyo di Kota Bengawan.

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, sebagaimana dikutip dari Koran Tempo, menilai Walikota Solo bodoh. ”Walikota Solo itu bodoh, kebijakan Gubernur kok ditentang. Sekali lagi saya tanya, Solo itu masuk wilayah mana? Siapa yang mau membangun?” kata Bibit. Pernyataan keras dari Bibit itu dipicu oleh polemik pembangunan mal di bekas Pabrik Es Saripetojo Purwosari, Laweyan. Gubernur bersikukuh ingin mal dibangun dengan alasan tanah Saripetojo milik Pemprov Jateng. Namun, Pemkot Solo dan warga menilai bangunan itu masuk benda cagar budaya (BCB) sehingga tidak bisa dibongkar begitu saja.

Pernyataan Gubernur itu mendapat kritikan keras dari kalangan masyarakat Solo. Forum Komunikasi Masyarakat Surakarta (FKMS) menyerukan empat pernyataan sikap terkait pernyataan Gubernur Bibit Waluyo yang membodohkan Walikota Solo, Jokowi. FKMS menyatakan mosi tak percaya atas kepemimpinan Bibit Waluyo sebagai Gubernur Jateng. ”Bibit sebagai seorang Gubernur terbukti tak paham aturan hukum. Maka, kami menyatakan mosi tak percaya,” tegas Agus Anwari, perwakilan FKMS, Senin (27/6/2011).

Selain itu, FKMS mendesak DPRD Provinsi Jateng segera meminta pertanggungjawaban Gubernur Bibit Waluyo karena dinilai telah mengeluarkan kata-kata kasar dan tak sopan kepada Walikota Solo. Sebagai warga Solo, tegas Anwari, pernyataan Bibit yang membodohkan Jokowi sama dengan memancing amarah warga Solo. ”DPRD harus meminta pertanggungjawaban dari Bibit. Apakah Gubernur dibenarkan berkata seperti itu?” tegasnya.
Tak hanya itu, FKMS meminta warga Solo bersatu menolak kedatangan Bibit Waluyo di Solo. Sebab, mereka menilai pernyataan Bibit sama dengan menghina martabat warga Solo secara keseluruhan. Bahkan FKMS meminta masyarakat Jawa Tengah bersama-sama menurunkan Bibit Waluyo.

Menanggapi pernyataan Gubernur itu, Jokowi mengaku ikhlas. Walikota Solo dua periode itu bahkan dengan rendah hati mengatakan pernyataan Gubernur Jateng tersebut mungkin memang ada benarnya. ”Ya memang kenyataanya saya itu bodoh. Saya masih harus belajar banyak,” katanya kepada wartawan. Meski demikian, secara pribadi Jokowi sempat kaget atas pernyataan Gubernur Jateng yang membodohkan dirinya. ”Sore itu (Minggu sore-red) saya ditelepon banyak wartawan. Pak Jokowi, Pak Bibit bilang Anda itu bodoh. Bagaimana tanggapannya?” kata Jokowi menirukan ucapan sejumlah wartawan. Dengan enteng, Jokowi pun menimpalinya. ”Saya memang bodoh. Dan heran saya, kenapa orang Solo memilih orang bodoh macam saya untuk jadi Walikota dua periode,” timpalnya.

Pernyataan keras muncul dari kalangan legislatif. Kalangan DPRD Solo menegaskan segera mengambil sikap untuk menindaklanjuti pernyataan Bibit yang dinilai tak punya etika. ”Itu omongan macam apa. Gubernur enggak punya tata krama sama sekali,” kecam Ketua Komisi III, Honda Hendarto. Politisi PDIP tersebut menilai Bibit ketakutan melihat prestasi Walikota Solo yang akan menggeser posisi dirinya. ”Itu pernyataan orang panik. Dia takut jika Pak Jokowi diminta maju sebagai Gubernur,” tandasnya.

asa

Editor: | dalam: Solo |

100 Komentar pada “Warga Solo makin marah dengan Gubernur Bibit Waluyo”

  1. Parto Kusumo
    30 Juni 2011 pukul 14:18

    Pak Bibit.
    Mohon tanya ke “pembisik” nya tentang Hasta Brata. Itu teori kepemimpinan nya wong Jowo. sebelum jadi pemimpin jawa (tengah).
    Kayaknya sampean masih jauh dari jiwa “pemimpin”.
    Yang terbaik sampean segera mohon maaf atas ucapan dan tingkah polah anda.
    Dan katakan ” saya mundur dari Gubernur JATENG” karena belum mampu jadi pemimpin.
    Any comment??

    • benson
      1 Juli 2011 pukul 00:59

      SETUJUUUUUUUUUUUU !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

      • 2 Juli 2011 pukul 10:28

        di demo wae kon mundur,,,,tidak mencerminkan sebagai seorang pemimpin,kalo pemimpinya kaya begitu bagamana degan rakyatnya,,,maju terus Pak Jokowi

  2. Bena
    30 Juni 2011 pukul 16:59

    sesama banteng DILARANG srudug-srudugkan,….

  3. Warga Wonogiri
    30 Juni 2011 pukul 17:38

    Ya elah……Saya sungguh terpana dengan omongannya Bibit Waluyo…..
    Dibawah Pimpinan Pak Jokowi,Surakarta menjadi model program kesejahteraan Rakyat se-Indonesia……<harusnya bangga dunk…….memang Pak BIB pinter?

    • Cah Wonogiri
      30 Juni 2011 pukul 17:45

      Saya Orang Wonogiri….saya marah mendengar Pak Bibitwaluyoooo bilang pak JOKOWI “bdh”,….padahal banyak pemernth daerah yang studi banding kesolo…itu mencerminkan kalau solo itu…punya prestasi yang luar biasa dibwh kepemimpinan JOKOWI…….ayo maju terus rakyat solo dan sekitarnya……pertahankan daerah kita dari Bibit Waluyo

  4. pasoepati
    30 Juni 2011 pukul 19:08

    lebih baik THE SPIRIT OF JAVA daripada BALI NDESO BANGUN NDESO

  5. ragil
    30 Juni 2011 pukul 23:39

    ngabisin uang rakyat doang…
    woi mending lo bangun mesjid dan beli tanah untuk rumah masa depan lo pak gebenur tod….

  6. benson
    1 Juli 2011 pukul 01:04

    nun sewu,
    saya penduduk bandung, dan saya sungguh terkesan dengan sikap yang di tampilkan oleh pak JOKOWI ini. dengan menolak pembangunan mall, dengan alasan akan menghalangi pendapatan pasar tradisional. saya acungkan 2 jempol.

    tidak seperti di bandung, semua pembangunan mall, hypermart dan hotel sepertinya di restui oleh walikota sini. sungguh tidak nyaman hidup di kota bandung saat ini. semoga walikota sini dapat mencontoh anda pak JOKOWI.
    LONG LIVE MR. JOKOWI !!!!!

    SALAM
    penduduk bandung yang frustasi akibat pembangunan mall, hotel dll yang merajalela

  7. Kliwon
    1 Juli 2011 pukul 07:06

    Senengane kok nukari walikota lho. Biyen Pak Sukawi Walikota Smg ya ditukari. Jane kula seneng pak Bibit lho, atase anake wong ra nduwe ndedel munggah pangkat; ning kok sakniki ketingalipun dados kumingsun; mangga pak, emut, emut…

  8. Paijo
    1 Juli 2011 pukul 12:53

    Gubernur kok koment’e koyo ngono….ora perlu diajeni….
    Hidup Pak Jokowi….maju terus pak, rakyat Solo dibelakang anda.

  9. gogon
    1 Juli 2011 pukul 17:50

    MALING teriak MALING

  10. wong nDeso
    1 Juli 2011 pukul 19:13

    Yah ini salah satu ucapan seorang Gubernur yang nota bene punya karakter Suka memakasakan kehendak dengan “merasa” sebagai Wong Pinter, apalagi punya jabatan….he he ini baru Gubernur aja sudah ngatain Walkot sebagai orang “Bodoh” …yah semoga cukup sekian saja puncak karir Mr. Pinter Bibit Waluyo sang Purn TNI, semoga Tuhan tidak akan pernah mengabulkan dia naik jenjang Jabatan yang lebih tinggi. cukup sudah !! sebab bayangkan kalau dia jadi Menteri atau Presiden.. Area kuasa lebih luas, aspirasi rakyat lebih banyak diberbagai daerah, asal nanti tidak sesuai dengan Mr. Bibit dikatain “Bodo” walah berapa banyak orang Indonesia yang nantinya jadi bodo…Ok. Mr. Jokowi, biar sajalah anda dikatain bodo oleh Sang Gubernur anda, tapi bagi masyarakat biar anda “bodo” tapi membawa manfaat banyak bagi wong Solo khususnya ( he he event Internasional kan banyak digelar di Kota Solo drpd Halaman Gubernuran jateng, juga penggusuran versi Mr. Jokowi kan nggak pernah membawa “kisruh” sbgmana kota lain :misal Satpol PP berantem dengan rakyat…di Solo kan nggak ada, ) pada akhirnya
    Lebih baik dipimpin oleh orang “bodo tapi mengerti” daripada dipimpin oleh orang pinter tetapi nggak mau ngerti, apalagi kalau dipimpin orang yang merasa pinter….wah ngeri dan kacau!

    Selamat kepada Wong Bodo…Mr. Jokowi….We are always be with you!….usul saja : kalau Joko Bodo kan sudah ada, maka untuk Mr. Walkot Solo menjadi JOKO WI BODO, percaya aja ini nanti justru jadi Ikon anda menuju jenjang selanjutnya.

  11. Bibit Kisruh
    1 Juli 2011 pukul 19:22

    Wallllah walllah..Solo Wis kakehan Mall,…betul Pak Jokowi yang Pro Kerakyatan, tolak Mall baru di Solo, yang menjadi makmur bukan lagi rakyat tetapi yang mau buat /punya mall, lha kalau Pak Bibit ngotot dasare opo, jangan2 dia yang punya atau andil di ramayana Mall, lebih baik di Klaten kae lho Pak Bibit lingkungan kota kelahiran anda diaruh Mall, berani nggak?? ojo maksa Solo, lagi pula mbok jangan mentang2 gubernur jateng lalu bilang Solo Wilayah nya di jateng. wah repot juga pejabat macem anda Pak Bibit, masih suka sopo Siro Sopo Ingsun…budaya feodal ke ndoro ndoro nen, pejabat itu ngayomi rakyat banyak, bukan ngayomi pengusaha, sampe ngotot…..wis ora jamane Pak.

  12. wong jawa
    1 Juli 2011 pukul 23:27

    knp smua menyalahkan mas bibit?ada benarnya kok….mas bibit memang pinter.tengok saja,pemiluda nanti beliau pasti menang lagi…jokowi itukan masih bau kencur….

  13. bowo
    2 Juli 2011 pukul 06:08

    Untuk pak Jokowi sudah tepat mengambil langkah diam saat dibilang ‘bodo’ sama pak Gubernur, tapi langkah nyata yang selama ini diambil pak Jokowi sudah dilihat dan didengar serta mendapat apresiasi yang luar biasa oleh semua warga baik di Solo dan di luar Solo secara nasional. Anda layak menjadi ikon sebagai pemimpin yang berpihak pada rakyat dan pelestari budaya. Tanpa ragu silahkan maju terus pak Jokowi, Sangat – sangat jelas terlihat kok Pak, mana yang berpikir panjang dan mana yang berpikir pendek antar walikota dan gubernur. Saya bangga ada sosok pemimpin di Indonesia seperti pak Jokowi, meskipun saya bukan warga Solo. Maju terus pak Jokowi, rakyat banyak ada dan mendukung di belakang Anda.

  14. wrga Sragen
    2 Juli 2011 pukul 09:53

    Warga Sragen Mendukung Pak Jokowi

  15. 2 Juli 2011 pukul 10:14

    4 jempol kangge pak jokowi….

    • Hestin
      3 Juli 2011 pukul 16:26

      oke, ayo dukung pak jokowi…

  16. Mirza Maulana
    2 Juli 2011 pukul 11:26

    Gubernur Prov. Jawa Tengah Letjen. TNI (Purn.) H. Bibit Waluyo Adalah Pemimpin Yang Sangat Kasar dan Selalu Emosional bila Berbicara kepada Pers dan Masyarakat. Mantan Gubernur Provinsi Jawa Tengah lah yang walau notabennya Militer yang juga Menteri Dalam Negeri RI Mayor Jenderal. TNI (Purn.) H. Mardiyanto yang Selalu Berbicara Rendah Hati dan Santun Bila Berbicara Berbeda dgn. Gubernur Provinsi Jawa Tengah Kini 2011.

  17. 2 Juli 2011 pukul 11:36

    GUBERNUR JATENG YANG AKAN DATANG 2013-2018 HARUS LEBIH RENDAH HATI DARIPADA SI JENDERAL BINTANG *** YANG TERLALU KASAR DAN KURANGAJAR KALAU BERSIKAP.

  18. putri solo
    2 Juli 2011 pukul 15:57

    yo ngono kuwi sing diarani tong kosong glondangan! lha yen bibite wae koyo ngono …. trus kaya apa panenane rak ya ra mbejaji ya…amit2 jabang bayi!! oalah bibiiiiit…..bibit..

  19. iffa
    3 Juli 2011 pukul 20:22

    sy bukan aktivis,sy cm wong cilik sing ngrasakke kebijakan pak jokowi.pak jokowi iku bodo nek ngikuti koe bit.koe kalah karo wong cilik sik jik iso mikir sik sakdurunge ngomong.aku diblkgmu pak jokowi.buat pak bibit….mundur wae sakdurunge tambah isin,mungkin bali ndeso trus macul mlh iso nyegerke pikiranmu.buat pak jokowi….KAMI DUKUNG BPK JD GUBERNUR….buat KPK ….usut bibit waluyo sing ketoe bernafsu bangun mall….”ada apa denganmu,bit????!!!!”

  20. iffa
    4 Juli 2011 pukul 06:53

    yg terhormat bibit waluyo gubernur jateng yg ktnya dipilih rakyat(alhamdulillah kami sklg ndk ada yg dukung anda)….anda dl tinggal di desa mestinya dah pnah liat padi donk???!!!cthlah padi pak….semakin tinggi dia smkin merunduk.jgn lp asal usul anda sndr.sy salah satu org yg plg geram mlihat anda mhina walikota tercinta kami.cb ada yg tau alamat rumah bibit waluyo….brgkl dirmhnya ndk ada cermin buat ngaca diri sndr.WE LOVE JOKOWI….maju terus pak!!!!!

  21. yoshi
    5 Juli 2011 pukul 17:06

    gubernur yang satu ini gmana yaaa…kok malah membuat semua orang jadi ilfill. dikondisikan sajalah beliau. Walikota kami orang yang HEBAT!! sudah terbukti jelas di mata.

  22. Dewi Sarinah GmnI Batam
    11 Juli 2011 pukul 14:12

    Sebenarnya Yg bodoh itu pak Gubernur nya bukan Pak Walikotanya..
    Klo Gubernur nya pintar mana mgkn rakyat dan masyarakatnya bilang yg bodoh itu sebenarnya Gubernur bukan walikota, dan 1 lg klo pak gubernur benar2 gubernur mana mgkn beliau tdk tau bhw itu mall yg mau dibangun tsbt adalah kawasan cagar budaya..kayaknya pak gubernur mesti belajar banyak dengan walikotanya solo…
    Merdeka,,,

  23. 18 Juli 2011 pukul 20:34

    kok tambah nemen to kw bit,,!! tyang jawi niku mestine NGURI2 CAGAR BUDAYA JAWI,,,AMPUN NGUREK2 CAGAR BUDAYA JAWI,.dr pd buat mall mnding dwitny buat mbangun trmnl smrang wae,deleng kumuh yen udan dalane jembek tur smawut,,,,.skrg solo d pegang p joko wi,tmbah bgus,dpn trmnl dpn sungai,d bangun taman,rapi enk d pndang.pkl gk da,bgs pak,pinter jenengan pak,, sing bodo gubernure,,,,from tki mlsia,i suport p joko,,,best.

  24. James
    29 Juli 2011 pukul 08:15

    Hanya walkot Solo pak Jokowi di negeri ini yg berani menolak kehadiran mall karena lbh mengedepankan hati nurani / wong cilik, bukan ambisi pribadi, buat walkot Samarinda mohon ikuti jejak pak Jokowi, bravo JokoWi ! bravo pak Jaang !

  25. aku wong solo
    31 Juli 2011 pukul 17:46

    nek pak jokowi BODOH,,,pak bibit kui …

  26. cak
    14 Oktober 2011 pukul 21:46

    pak jokowi jadilah pemimpin seperti umar bin khattab,maju trus pak

  27. cak
    14 Oktober 2011 pukul 21:51

    pemimpin yang adil akan langsung dpt naungan dari allah kelak di yaumil mahsyar,ayo pak jokowi jadikan warga solo sejahtera.

  28. 19 November 2011 pukul 22:53

    Hai Bibit Waluyo!, Anda harus belajar dari walikota Solo! Terutama hukum dan keberpihakkan pada rakyat! Jelas-jelas tanah Sagar Budaya kok mau di buat Mall.? Belum lagi tanah persil Tawangmangu yang jelas-jelas milik rakyat Tawangmangu! kok dijual! Kepada RAKYAT TAWANGMANGU JUGA !!!. BALI NDESO NGEMPLOKI DESO!!. MAJU TERUS JOKOWI.. !! KAMI MENDUKUNGMU ..!!

  29. 2 Desember 2011 pukul 07:45

    SEGENAP WARGA TEGAL MENDUKUNG PENUH PAK JOKOWI

  30. Hendra
    3 Januari 2012 pukul 19:08

    Bibit pernah komentar “TNI koq dilawan”, lah ini akibatnya kalo pemimpin dari TNI, KOPLAK!!!

  31. bondet
    4 Januari 2012 pukul 15:58

    paklik bibit.. paklik bibit… ta sawang sawang komen mu kok tan soyo edan.. opo kowe kedanan jabatan gubernur pow ?? ora bakalan aku lan warga sak kampung milih awakmu… ngisin-ngisini wong jateng wae.. pejabat kok omongane ra toto blas !!

  32. 4 Januari 2012 pukul 16:58

    Bibit yg bodohh ,susah yah kalo orang rakussss, mikirin Harta aja , Ga malu yah korupsi melulu sy mendukung joko widodo, bibit laso mu belang

  33. 6 Januari 2012 pukul 14:01

    Assalaamu’alaikum..Se7 dgn pa jokowi,penjenengan tokoh engkang mumpuni,sabar,welas lan asih..amanah..trus berjuang nggih pa joko,kulo dados warga hamung saget ndungo ingkang moho kuoso lan nderek nyengkuyung penjenengan pa joko.wassalam..

    • lsei
      21 Mei 2013 pukul 13:55

      Maaf ganggu , kami infokan kalau ada maksud ikut bintek atau diklat ke Jakarta atau Bandung di klik aja http://www.lseitraining.org

  34. 7 Januari 2012 pukul 16:09

    pak Jokowi kami bukan warga Solo tp kami bangsa Indonesia juga mendukung dirimu pak. kami di siap di belakang bpk u membantu

  35. 8 Januari 2012 pukul 09:52

    ngisin2ke tentara wae Pak Bibiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttt

  36. 13 Januari 2012 pukul 10:49

    yang bau kencur itu kamu bukan jokowi .
    idung kamu kali yang pesek jadi kencurnya di idung kamu

  37. 18 Januari 2012 pukul 00:33

    Bibit ndang lengsero ae nyepet2i tok..

  38. dahlan
    12 Februari 2012 pukul 23:35

    becik ketitik olo ketoro…. nek dadi lakon yo ngalh sik… sing sabar nggih pak jokowi..

  39. DMU
    14 Februari 2012 pukul 06:06

    dadi wong sirikan,,semelang,po ngiri yen pak joko wi sukses,po maneh yen kabare meh maju ke cawagub jateng,,,dasar2 wong ndeso ora duwe unggah ungguh,kapan majune daerah yen dadi wong model ngono kui,,,,

  40. 20 Februari 2012 pukul 12:43

    Indonesia memang mengidolakan pejabat yang bersahaja. Jadi kalau ada Pak Jokowi, dan Bang Dahlan Iskan yang memenuhi kriteria itu, ya begitulah idealnya seorang pemimpin yang ideal di negeri ini. Mangkanya, kalau udah menjabat, tanggalkan kemewahan, kesombongan dan keangkuhan, jadilah kalian bagai Umar bin Khatab, yang tegas, cerdas, dan bersahaja. Dan kepada Mas Jokowi dan Bang Dahlan, teruskan jiwa bersahajamu, jangan luntur oleh pujian dan sanjungan, jadikan kritikan sebagai kemuliaan. Selamat berjuang!!!

  41. heroe
    24 Februari 2012 pukul 13:42

    Kank Bibit Suloyo ra pantes blass dadi Gurbenur. Pantese dadi tukang angon Kebo. Gen tambah plonga plongo.

  42. 3 April 2012 pukul 19:56

    Bibit w iku gak bakal menang kl tdk dipasang Rustri.
    Popularitas Rustri yg mendongkrak suara..krn Rustri bupati karakter spt jokowi.
    Aq orang klaten malu punya gub spt itu …..Bravo Jokowi..adi cla-x

  43. agusnadhif
    10 Agustus 2012 pukul 09:26

    dasar bali deso ngreget-ngregeti deso, pernyataanmu salah pak jokowi, soalny yg harus belajar lagi itu pak bibit tdk pak jokowi..
    saya sebagai warga semarang sangat mendukung pak jokowi.

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris
  • RUMAH DIKONTRAKKAN

    Rumah Dikontrakkan,LT 254M2,LB 225M2,7Kmr,3K Mandi, Garasi, Jl.Kencur No.48, Rt 03/11, Kag…

Menarik Juga »