Ilustrasi
Sabtu, 11 Juni 2011 18:47 WIB Klaten Share :

Akhirnya, siswa terima ijazah tanpa bayar iuran

Ilustrasi

Klaten (Solopos.com)–SMAN 1 Cawas akhirnya membagikan ijazah kepada semua lulusan kendati sebagian siswa belum membayar iuran kelulusan senilai Rp 300.000 per anak, Sabtu (11/6/2011).

Kepala SMAN 1 Cawas, Sutarja, saat ditemui wartawan di kantornya mengatakan pembagian ijazah dilakukan sesuai jadwal yang diterimanya dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yakni pada Sabtu kemarin.

Dia mengakui, sebanyak 33 lulusan sudah mengambil ijazah jauh-jauh hari untuk melengkapi persyaratan administrasi setelah dipastikan diterima di perguruan tinggi. Sebanyak 33 lulusan itu dibolehkan mengambil ijazah setelah membayar iuran kelulusan senilai Rp 300.000. Namun begitu, dia menegaskan, pada pembagian ijazah kali ini semua lulusan bisa menerima ijazah kendati belum membayar iuran kelulusan.

“Semua siswa sudah menerima tanpa syarat kuitansi pembayaran iuran Rp 300.000 itu. Bagi yang merasa tak mampu membayar, kami mempersilahkan membuat surat keterangan tidak mampu yang ditandatangani kepala desa setempat,” terang Sutarja.

Sebelumnya, Bupati Klaten, Sunarna menegaskan bahwa setiap sekolah dilarang melakukan pungutan dengan alasan apapun menjelang kelulusan UN. Bahkan, Bupati Klaten menginstruksikan kepada Inspektorat Daerah Klaten untuk turun tangan.

(mkd)

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…