Kamis, 31 Maret 2011 23:55 WIB Tak Berkategori Share :

Mendag
‘Serap beras petani dalam negeri’

Jakarta [SPFM], Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menegaskan, mulai Jumat (1/4) tidak ada lagi kebijakan izin realisasi dan penghapusan bea masuk impor beras. Mari Kamis (31/3) menyatakan, pemerintah tidak akan memperpanjang kebijakan itu, selebihnya Bulog harus menyerap beras dari petani dalam negeri. Menurutnya, saat ini  stok beras nasional sudah mencapai minimal 1,5 juta ton. Angka tersebut sudah mencapai titik angka aman untuk persediaan beras di dalam negeri.

Mari juga mengatakan, impor beras yang dilakukan oleh Bulog tidak akan melampaui dari yang sudah ditetapkan. Mengenai pembebasan bea masuk impor beras, Mari mengatakan, pemerintah akan kembali melakukan evaluasi terhadap kebijakan itu. Dia memperkirakan, setelah siklus produksi panen berakhir, maka kebijakan itu akan dievaluasi.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan, total beras impor  hingga akhir Maret 2011 tercatat mencapai 1,7 juta ton, dari total kontrak impor beras sebesar 1,99 juta ton. Meski dibatasi sampai akhir Maret 2011, tidak menutup kemungkinan beberapa kapal terakhir yang mengangkut beras impor masih dalam perjalanan dan tiba setelah tanggal 31 Maret 2011. [dtc/tna]

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…