Rabu, 30 Maret 2011 18:31 WIB Tak Berkategori Share :

Peran Media bagi anak

Solo [SPFM], Media penyiaran mempunyai peran penting dalam membentuk karakter anak. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah Mulyono Rustam, saat membuka seminar dalam rangka peringatan 78 tahun Hari Penyiaran Nasional, Rabu (30/03). Tema seminar ini adalah Media dan Pembentukan Karakter Anak, Refleksi Surakarta menuju Kota Layak Anak.

Mulyono menjelaskan, tayangan media akan sangat mudah mempengaruhi anak sehingga lembaga penyiaran mempunyai tanggung jawab moral dalam setiap tayangan mereka. Mulyono menegaskan, pihaknya terus berkomitmen untuk memantau konten penyiaran di Jawa Tengah, untuk menjaga agar materi siaran aman dikonsumsi masyarakat khususnya anak-anak.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut juga hadir Asisten Deputi Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nurti Murti Wibawati. Menurutnya, media secara psikologis memiliki kontribusi penting pada anak-anak, karena pada taraf usia tersebut anak-anak sensitif dalam menyerapan materi.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Solo Widdi Srihanto menambahkan, Pemkot terus mengupayakan berbagai program untuk mendukung Solo sebagi kota layak Anak. Menurutnya, dari 51 kelurahan yang ada, baru 21 kelurahan yang dinyatakan layak untuk anak. Hal ini terkait berbagai fasilitas yang dimiliki setiap kelurahan tersebut, meliputi taman pintar, posyandu, dan program-program pro anak. [SPFM/lia]

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…