Rabu, 30 Maret 2011 14:21 WIB Tak Berkategori Share :

Hilangnya peran untuk partai mencetak calon pemimpin

Jakarta [SPFM], Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bertemu Wakil Presiden Boediono hari in. Mereka bercerita soal maraknya politik transaksional, serta hilangnya peran partai politik, sebagai tempat kaderisasi calon pemimpin.

Ketua Umum GMNI Soekarwo menilai, kedodoran partai  dalam pengkaderan itu berakibat, pada suburnya praktik politik transaksional di Indonesia. Oleh sebab itu Soekarwo meminta, partai politik memperbaiki sistem kaderisasinya agar dapat menghasilkan pemimpin yang baik.Soekarwo menambahkan, sejauh ini,fungsi rekrutmen kaderisasi dinilai tidak berjalan.

Partai selama ini tidak mendidik calon-calon pemimpin, namun mencari yang popularitasnya besar. Menurut Soekarwo, kaderisasi dalam partai harus direkonstruksi, agar dapat berjalan dengan benar.[dtc/hen]

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…