Rabu, 30 Maret 2011 15:32 WIB Tak Berkategori Share :

Hilangnya peran partai mencetak calon pemimpin

Jakarta [SPFM], Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bertemu Wakil Presiden Boediono hari in. Mereka bercerita soal maraknya politik transaksional, serta hilangnya peran partai politik, sebagai tempat kaderisasi calon pemimpin. Ketua Umum GMNI Soekarwo menilai, kedodoran partai  dalam pengkaderan itu berakibat, pada suburnya praktik politik transaksional di Indonesia. Oleh sebab itu Soekarwo meminta, partai politik memperbaiki sistem kaderisasinya agar dapat menghasilkan pemimpin yang baik. Soekarwo menambahkan, sejauh ini,fungsi rekrutmen kaderisasi dinilai tidak berjalan. Partai selama ini tidak mendidik calon-calon pemimpin, namun mencari yang popularitasnya besar. Menurut Soekarwo, kaderisasi dalam partai harus direkonstruksi, agar dapat berjalan dengan benar.[dtc/hen]

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…