Rabu, 30 Maret 2011 20:44 WIB News Share :

Dinkes Grobogan hanya miliki 211 PNS perawat

Grobogan (Solopos.com)–Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan sampai saat ini hanya memiliki 211 perawat berstatus PNS. Sedang sisanya sekitar 889 perawat berstatus tenaga honorer.

“Jika melihat dari kriteria PNS untuk perawat, maka jelas jumlah perawat sangat kurang. Makanya kita tetap memperkerjakan 889 perawat berstatus tenaga honorer agar layanan kesehatan untuk masyarakat terpenuhi,” jelas Sekretaris Dinkes Kabupaten Grobogan, dr Johari Angkasa, Rabu (30/3/2011), di ruang kerjanya.

Dari data di Dinkes, jumlah 211 perawat berstatus PNS terdiri dari 21 orang berpendidikan S1, 97 berpendidikan D3, dan 93 berpendidikan SPK (sekolah perawat kesehatan).

Diakui Johari, dengan kondisi jumlah PNS perawat yang masih kurang, pihaknya memang melanggar ketentuan PP 48 Tahun 2005. Namun ada beberapa alasan kenapa hal itu tetap dilakukan.

“Jika tidak mengangkat tenaga honorer perawat, kasihan masyarakat karena layanan kesehatan di RSUD dan Puskesmas bisa terganggu,” ujar Johari.

Mengenai jumlah tenaga perawat yang saat ini mencapai 1.100 orang, menurut Johari Angkasa, sebenarnya sudah cukup ideal untuk memberikan layanan ke masyarakat.

“Sebenarnya kami berharap, tenaga perawat yang berstatus honorer tersebut dapat diangkat menjadi PNS. Hanya saja prosedurnya mengharuskan pengangkatannya harus melalui jalur tes CPNS,” jelasnya.

rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…