Rabu, 30 Maret 2011 20:30 WIB Klaten Share :

Bobol BPR, komplotan perampok bawa Rp 2 juta

Klaten (Solopos.com)–Aksi komplotan perampok kembali bikin resah warga Klaten. Sebuah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Ihuthan Ganda di Jl Solo-Jogja km 20, tepatnya di Desa Geneng, Kecamatan Prambanan menjadi sasaran aksi mereka, Rabu (30/3/2011). Perampok bukan hanya menguras isi brankas, namun juga menyekap dan menghajar  salah satu tenaga satuan pengamanan (Satpam) BPR tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, aksi perampokan terjadi  pagi hari sekitar pukul 04.30 WIB, Rabu. Kejadian tersebut diketahui salah saorang penjaga malam BPR Ihutan Ganda, Siswo Wardiyono, 47, ketika dia merasa curiga dengan suara berisik di bagian depan bank.

Wardiyono lantas mencoba mengecek ke depan. Namun, belum sempat beranjak dari kamarnya di bagian belakang, mendadak dia langsung disekap dari belakang oleh dua orang yang tidak dikenal. Tanpa banyak bicara, dua orang tersebut langsung menghajar Wardiyono yang saat itu dalam kondisi terikat dan disumpal mulutnya dengan selimut sarung miliknya. “Saya dihajar. Tubuh saya diinjak-injak dan ditendang oleh mereka,” katanya saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Prambanan.

Seusai dihajar, Wardiono yang sudah tak berdaya itu lantas diancam akan dibunuh jika mencoba melawan atau berteriak. Lantaran takut, dia pun hanya bisa terdiam dalam posisi tersekap dan terikat di kamar bagian belakang. “Mereka menakut-nakuti dengan senjata tajam,” sambungnya.

Dua orang yang berhasil melumpuhkan Satpam lantas bergerak mencari barang berharga yang ada di BPR. Mereka kemudian menemukan brankas tempat menyimpan uang. Setelah berhasil membuka pintu brankas kedua pelaku kemudian mengambil isinya.

Dua perampok tersebut diduga kecewa lantaran isi brankas tenyata hanya ada uang senilai Rp 2,1 juta. Aksi yang dilakukan perampok itu, kata Wardiono, berlangsung cukup cepat. Selang beberapa menit kemudian, terangnya, perampok kabur mengendarai mobil yang sudah stand by di luar.

Kapolres Klaten AKBP Agus Djaka Santosa mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Saksi dan penjaga malam bank sudah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Prambanan.

asa

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…