Selasa, 29 Maret 2011 12:56 WIB Internasional Share :

Buku Ferrari semahal mobilnya

Jakarta (Solopos.com) — Ferrari menambah bab baru dalam sejarah kemasyurannya, kali ini dengan buku seharga 275 ribu dolar (sekitar Rp2.4 Milyar).

Sydney Morning Herald melaporkan buku itu hanya tersedia satu kopi di Australia. Buku “Official Ferrari Opus” edisi Enzo “Diamante” itu memiliki berat 37 kilogram dan dibalut dengan sampul kulit merah buatan tangan. Ada logo kuda jingkrak yang menonjol keluar yang lengkapi dengan taburan 30 berlian langka.

Buku 852 halaman itu memiliki ukuran 50 x 50 cm dan menyertakan dua ratus ribu kata dan dua ribu gambar. Isinya memuat rincian dari setiap mobil jalanan Ferrari dan mobil balapnya yang pernah dibuat, yang dilengkapi dengan wawancara eksklusif  dan profil dari setiap pengendara yang telah melakukan balapan untuk tim Ferrari.

“Opus bukanlah sebuah buku, itu sebuah konser,” kata Antonio Ghini,  creative advisor untuk  Opus.

“Opus merupakan opera  yang dirangkai dari mobil, teknologi, sejarah dan prestasi, serta pahlawan abadi. Opus, seperti Ferrari, merupakan pengalaman yang unik.”

Pemilik buku “Diamante” akan mengikuti penarikan hadiah guna memenangkan sebuah mobil balap F1 Ferrari unik.

Versi yang lebih murah dari buku itu juga tersedia, meski masih belum bisa ditemukan di pasaran lokal.

Buku edisi Enzo di banderol seharga 34.925 dolar  (Rp308 jutaan), dan terbatas hanya 400 kopi,  tampil dengan casing berbahan serat karbon, dan buku itu tersedia dengan penyangga buku yang harus dipesan terlebih dulu yang dirancang oleh perancang interior Candy and Candy.

Ada 500 versi  buku  seri Cavalino Rampante, harganya  6.545 dolar dan ditandatangani oleh sejumlah legenda Ferrari.

Opus yang paling terjangkau harganya adalah “Classic”, yang tersedia 4.100 kopi di seluruh dunia.  Harganya 3.520 dolar, dan buku itu dibungkus dengan kantong berbahan sutera dan ditandatangani oleh pebalap Ferrari saat ini Fernando Alonso dan Felipe Massa.

Ant

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…