Senin, 28 Maret 2011 19:29 WIB Tak Berkategori Share :

Sawah warga Godong keluarkan gas alam

Grobogan (Solopos.com)--Berawal dari membuat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air saat musim kemarau, Suratmin, 58, warga Dusun Merbung, Desa Kemloko, Kecamatan Godong melah menemukan sumber gas alam di sawahnya.

“Awalnya mencari sumber mata air, kemudian dibuat sumur bor ketika kedalaman 34 meter air langsung menyembur diikuti keluarnya gas alam,” terang Suratmin, kepada Solopos.com, sambil menunjukan lokasi penemuannya itu, Senin (28/3/2011).

Semula penemuan sumber gas alam sekitar sepuluh tahun lalu itu dibiarkan saja oleh Suratmin. Hanya air yang keluar dari sumber tersebut yang dimanfaatkan untuk menyirami tanaman kacang hijau di musim kemarau.

Namun kejadian dua tahun lalu membuat Suratmin berubah pikiran atas temuan gas alam tersebut. Yakni ketika ada pembagian kompor gas dan tabung gas gratis dari pemerintah.

“Saat itu tabung gas tiga kilogram habis, kemudian saya mencoba mencari di sejumlah agen namun tak juga mendapatkan. Kemudian saya teringat akan sumber gas di sawah milik almarhum mertua saya,” jelasnya.

Maka dengan bermodal selang kecil sepanjang 500 meter Suratmin kemudian membuat saluran gas dari sumbernya di sawah ke rumahnya. Dengan cara sederhana, gas yang dialirkan lewat slang langsung dihubungkan dengan kompor gas di rumahnya.

“Kalau tidak ingin aliran gasnya terlalu besar maka slang tersebut saya jepit dengan jepitan jemuran. Namun jika ingin cepat matang masakannya, maka jepitan tersebut kita lepas,” tutur suami Mutmainah ini.

Selain dimanfaatkan untuk memasak oleh Suratmin, gas alam yang keluar dari sawah tersebut juga dimanfaatkan oleh kakaknya, Munawaroh, 60. Sedang tetangga tidak ada mengingat gas tersebut keluar dari sawah keluarganya.

“Tetangga semua sudah tahu dan sampai saat ini yang memanfaatkan saya dan mbakyu saja. Dari pemerintah belum ada yang meneliti kandungan gas yang ada di sawah milik mertua saya ini,” paparnya.

rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…