Senin, 28 Maret 2011 23:37 WIB News Share :

Pasca-Napi kabur, CCTV di Rutan Grobogan ditambah

Grobogan (Solopos.com)-– Rumah tahanan Negara (Rutan) Purwodadi semakin memperketat keamanan setelah peristiwa kaburnya empat narapidana (Napi) dari sel 11A blok C pada 9 Maret 2011 lalu.

Pihak Rutan Purwodadi akan menambah kamera tersembunyi (CCTV) blok yang ada di Rutan tersebut serta di beranggang (sela antara kamar sel dengan pagar luar Rutan-red).

“Sudah disurvei oleh rekanan yang akan memasang CCTV. Diharapkan setelah CCTV sudah terpasang, pemantauan Napi  semakin maksimal,” jelas Kepala Rutan Purwodadi, Bambang Irawan BcIp SH melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Drs Bambang Sugiyono, Senin (28/3/2011).

Selain penambahan CCTV, teralis besi yang terpasang di ventilasi udara bagian atap diberi pelapis tepi dari kayu, dan memasang ulang teralis besi dengan menggunakan baut/paku cor supaya tidak mudah dicopot dari dalam.

“Itu sebagai salah satu langkah memperketat keamanan, karena empat Napi yang kabur dulu dengan cara menjebol teralis besi dibagian ventilasi,” ujarnya.

Langkah ini tidak hanya dilakukan di sel yang dibobol oleh keempat Napi tersebut, namun lanjut Bambang, dilakukan juga di seluruh blok sel. Penutup teralis besi berukuran panjang satu meter dan lebar 30 centimeter dari kayu itu dipasang di empat blok (C, D, E, F) yang memiliki 54 kamar sel.

rif

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…