Senin, 28 Maret 2011 09:58 WIB Sragen Share :

Mantri teladan kedua nasional asal Sragen dihadiahi motor

Sragen (Solopos.com)–Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen, Marija menyerahkan penghargaan berupa piagam dan motor Honda Mega Pro senilai Rp 20 juta
kepada mantri pengairan teladan tingkat nasional Maridi dalam apel pagi di halaman Kantor DPU Sragen, Senin (28/3/2011).

Penghargaan dan hadiah itu sebagai wujud apresiasi pemerintah kepada pegawai negeri sipil (PNS) berprestasi tingkat nasional. “Putra daerah Sragen kembali mewarnai nasional sebagai mantri pengairan teladan nomor dua tingkat nasional. Penghargaan tersebut diberikan Direktur Operasional dan Pemeliharaan Irigasi Direktorat Jenderal Pengairan. Prestasi yang diraih Pak Maridi ini patut dicontoh para mantri pengairan lainnya dalam pengelolaan air untuk kebutuhan pertanian,” tegas Marija saat dijumpai Espos, Senin, seusai apel pagi.

Terpisah, Maridi tidak mengira bila mendapat penghargaan mantri teladan kedua nasional. Aktivitas sebagai mantri pengairan di wilayah Masaran I, bagi Maridi, dianggap sebagai bentuk pengabdian kepada Bumi Sukowati.

Banyak hambatan yang dialami Maridi dalam pengelolaan air. Maridi sering adu mulut dengan petani saat mengatur pasokan air ke areal pertanian seluas 1.363 hektare di delapan desa. “Semua permasalahan bisa diselesaikan. Prinsip saya ketersediaan air yang terbatas mampu dimanfaatkan untuk pengiran lahan pertanian semaksimal mungkin. Buktinya semua areal pertanian tercukupi dan bisa panen semua. Kami biasanya bekerja sama dengan pengelola air di masing-masing desa,” tegas Maridi.

(trh)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…