Senin, 28 Maret 2011 12:23 WIB Hukum Share :

Kejati Jabar tahan Bupati Subang

Bandung (Solopos.com)–Bupati Subang, Eep Hidayat akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Jabar dan dititipkan ke Rutan Kebon Waru, Senin (28/3/2011).

Eep datang sendiri ke kejaksaan. Meski begitu, baik Kejati maupun Eep enggan disebut menyerahkan diri. “Dia datang untuk menyerahkan berkas tahap dua dari penyidik ke penuntut umum. Hari ini juga kita tahan di Rutan Kebon Waru,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Sugiyanto kepada wartawan di Kantor Kejati Jabar, Jalan LRE Martadinata, Senin (28/3/2011).

Ketika ditanya apakah Eep menyerahkan diri, Sugiyanto enggan menyebutkan seperti itu. “Tadi tersangka datang sendiri dengan tim pengacaranya. Ini yang kami harapkan, Eep ke sini tanpa massa dan Eep juga bersedia,” ujarnya.

Alasan penahanan Eep, kata Sugiyanto, khawatir tersangka melarikan diri. “Selain itu agar tersangka tidak menghilangkan barang bukti dan agar proses hukumnya mudah. Sebab tiga kali dipanggil saja tidak datang, maka tersangka bisa kita tahan,” tegas Sugiyanto.

Di tempat yang sama, Eep yang tampil tidak biasanya mengatakan kedatangannya ke Kejati untuk melaksanakan proses hukum dengan baik. “Kalau selama ini saya tidak kooperatif, saya mohon maaf. Bila ada masyarakat yang terganggu, saya juga minta maaf,” katanya.

Eep dibawa ke Kebon Waru sekitar pukul 11.35 WIB dengan menggunakan Kijang plat hitam D 1806 C dan dikawal empat petugas kejaksaan. Eep duduk di bagian tengah.

Eep ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi upah pungut pada 2005-2007 senilai Rp 3,2 milliar. Beberapa kali dipanggil, Eep selalu membawa ribuan pendukungnya ke kejati. Kamis malam (24/3/2011), petugas kejaksaan akhirnya menggeledah rumah Eep untuk menangkapnya. Namun Eep tidak berada di tempat.

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…