Senin, 28 Maret 2011 18:17 WIB Tak Berkategori Share :

90% kesuksesan pasar tradisional ditentukan pedagang

Solo [SPFM], Sembilan puluh persen faktor pendukung pasar tradisional berasal dari para pedagang. Untuk itu diperlukan penguatan sumber daya manusia dari pelaku pasar. Hal tersebut dikemukakan Walikota Solo Joko Widodo di sela pembukaan Diklat Kewirausahaan bagi Pedagang Pasar di Kusuma Sahid Prince Hotel Senin (28/3).

Menurut Jokowi, kesiapan infrastruktur pasar bukan merupakan jaminan eksistensi pasar tradisional. Sebab dari sisi teknis, daya saing pasar tradisional terhadap pasar modern jauh tertinggal. Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik Diklat pedagang pasar dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Perdagangan selama 4 hari ke depan.

Kepala Pusdiklat Kementrian Perdagangan Rahayu Budi mengungkapkan, Solo menjadi kota pertama program Diklat pedagang pasar. Diklat ini diikuti 60 peserta yang terdiri atas 7 Kepala Pasar tradisional, 12 pengurus paguyuban pasar, 49 pedagang pasar dan 2 staf Dinas Pengelolaan Pasar. Diharapkan, diklat ini mampu memberikan penguatan SDM, sehingga keberadaan pasar tradisional tidak mudah tergilas gempuran pasar modern. [SPFM/dev]

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…