Minggu, 27 Maret 2011 22:21 WIB Tak Berkategori Share :

Pemilik suara bantah keterlibatan TNI dalam Kongres PSSI

Pekanbaru [SPFM], Pemilik suara yang berhasil mengambil alih jalannya Kongres PSSI di Hotel Premiere, Pekanbaru membantah keterlibatanĀ Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi dalang di balik insiden kericuhan yang sempat mewarnai acara tersebut. Pimpinan Kongres Usman Pakaubun di Pekanbaru Minggu (27/3) mengatakan hal itu untuk menepis opini yang mempersoalkan keberadaan satu kompi personel TNI berseragam loreng di luar lokasi Kongres Sabtu (26/3) malam. Menurut Usman, kericuhan di pintu masuk ruang kongres disebabkan oleh ketidakpuasan 78 pemilik suara terhadap kinerja panitia yang tiba-tiba membatalkan acara itu secara sepihak.

Sebelumnya, puluhan tentara berpakaian lengkap memang terlihat memegang bendera merah putih raksasa berukuran 20×10 meter di depan hotel sebelum kericuhan terjadi. Pada saat yang sama, Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) tengah menggelar aksi damai dengan cara menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berorasi. Namun Ketua Umum MSBI Sarman Hakim langsung membantah adanya mobilisasi tentara dalam aksi tersebut. [miol/tna]

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…