Minggu, 27 Maret 2011 10:49 WIB Tak Berkategori Share :

Pembanguan ruang kerja DPR dinilai tak wajar

Jakarta [SPFM], Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai anggaran Rp 800 juta untuk pembangunan tiap ruang kerja anggota DPR tidak wajar. Oleh karenannya, mereka meminta pembangunan gedung yang rencananya dimulai Juni 2011 itu ditunda.
Ketua FPDIP DPR,  Tjahjo Kumolo Minggu (27/3) mengatakan, meski partainya setuju dengan pembangunan gedung baru DPR, namun pihaknya meminta perencanaan ulang yang lebih sederhana. Sebelumnya, Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Setjen DPR, Sumirat menuturkan, luas ruangan per anggota DPR setelah dilakukan efisiensi sebesar 111,1 meter persegi. Dengan hitungan Rp 7,2 juta per meter persegi, untuk membangun satu ruang anggota DPR dibutuhkan anggaran hampir Rp 800 juta.  [dtc/dev]

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…