Minggu, 27 Maret 2011 18:09 WIB Tak Berkategori Share :

PB NU kutuk serangan koalisi ke Libya

Yogyakarta [SPFM], PB NU mengutuk aksi militer Amerika Serikat dan sekutu Eropa-nya terhadap pemerintahan yang sah Libia pimpinan Moammar Khadafi. Amerika Serikat yang selama ini mengajarkan demokrasi, menunjukkan sikapnya yang bertentangan dengan demokrasi melalui  penyerangan tersebut. Hal itu diungkapkan Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj di sela-sela Rakornas PB NU di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarya Minggu (27/3).

Said Agil Siradj menambahkan, tindakan AS dan sekutunya yang menyerang Libya itu merupakan tindakan biadab. PBNU tidak menafikan adanya permasalahan yang terjadi di dalam negeri Libia sendiri. Namun persoalan itu tetap menjadi persoalan dalam negeri Libia sendiri.

Menurut Said, negara lain bisa membantu menyelesaikan masalah, namun tidak berarti boleh melancarkan serangan militer semacam itu. Dia mengemukakan, Indonesia bisa tampil menjadi penengah dalam penyelesaian permasalahan tersebut bersama negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) serta negara-negara Non Blok. [miol/tna]

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…