Minggu, 27 Maret 2011 11:53 WIB Tak Berkategori Share :

Komisi I DPR diminta panggil Panglima TNI

Jakarta [SPFM], Komisi I DPR diminta memanggil Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono terkait merapatnya 3 truk TNI AD ke arena Kongres PSSI. Panglima juga dinilai perlu dimintai penjelasan, terkait pencalonan KSAD Jenderal George Toisutta sebagai Ketum PSSI. Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Harris Azhar mempertanyakan adanya insiden tiga truk, yang disinyalir mendukung pencalonan George Toissuta menjadi ketum PSSI. Menurut Harris, pencalonan prajurit aktif sebagai Ketum PSSI tidak sesuai dengan prinsip penghapusan peran TNI dalam ranah sosial politik. Upaya penggantian Nurdin Halid dengan George Toisutta pun dianggap Haris, ibarat mengganti harimau dengan buaya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin mengatakan, pencalonan prajurit aktif dalam pencalonan Ketum PSSI perlu dikaji uang. Meski UU tidak secara jelas mengatur hal tersebut, namun sepantasnya tentara aktif tidak ikut pencalonan jabatan publik yang dibiayai APBN. [dtc/dev]

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…