Minggu, 27 Maret 2011 18:45 WIB Tak Berkategori Share :

Pemkot diminta terapkan Budaya Jawa

Solo [SPFM], Masyarakat dan budayawan meminta Pemerintah Kota Solo, untuk membuktikan komitmen mereka dalam menerapkan Budaya Jawa pada setiap konsep pembangunan kota. Hal ini diungkapkan dalam sarasehan budaya dengan tema Balekno Jawaku di Joglo Sriwedari Minggu (27/3). Tokoh Kejawen  asal Solo,  KP. Wosonto yang menjadi salah satu pembicara dalam sarasehan mengungkapkan, masyarakat Solo telah kehilangan jiwa Jawa mereka. Padahal,  menurut dia, jiwa ini diperlukan untuk menjadi dasar pembangunan karakter masyarakat Kota Solo. Wonosonto menambahkan, peran Pemkot cukup penting, antara lain melalui sosialisasi program kerja, dan penerapannya dalam kurikulum pendidikan.

Dalam kesempatan yang sama Guru besar Sastra Jawa dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Sunaryo mengungkapkan, orang Jawa adalah orang yang hidup dengan kebijaksanaan Budaya Jawa. Sunaryo menjelaskan,  konsep hidup ini seharusnya tidak bertentangan dengan Pancasila. Hasil sarasehan itu akan direkomendasikan ke Pemkot Solo, agar menjadi masukan saat merencanakan pembangunan. [SPFM/lia]

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…