Sabtu, 26 Maret 2011 19:07 WIB Solo Share :

Permintaan kendaraaan meningkat 7,5% per tahun

Solo (Solopos.com)–Jumlah permintaan kendaraan bermotor di Kota Solo mengalami peningkatan 7,5% per tahun. Tingginya jumlah kendaraan tersebut dinilai kian memperparah masalah di bidang lalu lintas di Kota Bengawan.

Sesuai data statistik jumlah kendaraan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo yang dicermati Solopos.com, Sabtu (26/3/2011), jumlah permintaan kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat, maupun angkutan berat di Kota Solo tahun 2010 mencapai 279.310 unit.

Jumlah itu mengalami peningkatan mengingat permintaan kendaraan bermotor pada tahun 2009 mencapai 257.000 unit. Pada tahun 2006 jumlah permintaan kendaraan bermotor mencapai 213.247 unit, tahun 2007 meningkat menjadi 220.541 unit, dan tahun 2008 meningkat menjadi 240.041 unit.

“Rata-rata setiap tahun permintaan kendaraan bermotor meningkat 7,5%,” tutur Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Solo, Sri Baskoro saat ditemui di kantornya.

Lebih lanjut, Baskoro menilai, bertambahkan jumlah permintaan kendaraan bermotor di Kota Solo kian memperparah masalah lalu lintas. Selain menambah potensi kemacetan, menurutnya, bertambahnya jumlah kendaraan bermotor juga membuka peluang bertambahnya angka kecelakaan lalu lintas, pencemaran udara, menambah masalah parkir, pemborosan bahan bakar, dan lain-lain.

mkd

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…