Sabtu, 26 Maret 2011 05:16 WIB Solo Share :

Pedagang cinderamata ingin perbaikan kios dipercepat

Solo (Solopos.com)–Pedagang kios cinderamata di Pasar Pasar Kliwon menginginkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mempercepat rencana perbaikan kios mereka yang sempat terbakar pada Juni 2010 silam.

Imam Indarto, 32, salah seorang pedagang cinderamata saat ditemui wartawan di kiosnya, Jumat (25/3/2011) mengemukakan belum lama ini Dinas Pengelola Pasar (DPP) mengundang sejumlah pedagang cinderamata terkait rencana perbaikan kios.

DPP sendiri sudah menyiapkan dana sekitar Rp 190 juta untuk memperbaiki 14 kios milik 15 pedagang cinderamata yang berada di sebelah timur alun-alun utara tersebut. Namun begitu, pertemuan tersebut belum menyepakati kapan perbaikan kios tersebut akan dimulai.

“Pertemuan itu juga dihadiri pihak Keraton yang meminta proses pembangunan ditunda karena alasan tertentu. Oleh sebab itu, proyek perbaikan kios belum bisa dipastikan kapan akan dimulai,” kata Imam.

Pascakebakaran pada Juni 2010 lalu, Imam menjelaskan, Pemkot Solo tidak menyediakan lokasi darurat untuk 15 pedagang cinderamata. Akibatnya, pada pedagang memperbaiki sendiri kios tersebut secara swadaya. Imam mengaku sudah menghabiskan dana senilai Rp 5 juta untuk memperbaiki kiosnya.

“Kami butuh makan sehingga kami memperbaiki kios sendiri. Kalau nunggu perbaikan dari Pemkot Solo, lalu dari mana kami bisa mendapatkan penghasilan,” urai Imam.

Staf Administrasi Pasar Pasar Kliwon, Rochmad saat ditemui di sela-sela kesibukannya mengatakan, mestinya proyek perbaikan kios cinderamata bisa dimulai pada tahun ini karena proyek ini didanai dari APBD 2011.

“DPRD sudah menyetujui anggaran untuk perbaikan kios cinderamata ini. Kalau tidak terealisasi tahun ini, lalu harus berapa lama lagi pedagang tinggal di kios sementara itu,” tukas Rochmad.

mkd

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…