Sabtu, 26 Maret 2011 05:40 WIB Sport Share :

Azzurri sukses bungkam kritik

Ljubljana – Italia sukses membawa kemenangan dari lawatannya ke Slovenia. Hasil ini juga jadi jawaban atas kritik kencang yang menerpa juara dunia empat kali itu belakangan.

Gol tunggal Thiago Motta jadi penentu hasil laga di Petrol Arena, Sabtu (26/3/2011) dinihari WIB itu. Gol yang diciptakan di menit ke-73 itu membawa Gli Azzurri menang 1-0.

Hasil yang melegakan bagi Cesare Prandelli yang dalam tiga laga terakhirnya tak mampu membawa Italia menang. Sebelum ini Italia cuma mampu bermain imbang melawan Irlandia Utara, Rumania dan Jerman.

Alhasil Italia pun mendapat kritikan keras yang menilai kualitas tim asuhan Prandelli ini layaknya tim Seri B. Sebuah penampilan apik di kandang Slovenia itu pun jadi jawabannya.

“Orang-orang bilang jika kami seperti tim Seri B. Namun itu justru membantu memotivasi kami untuk tampil lebih baik lagi,” sahut Prandelli di Football Italia.

“Masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan. Jelas kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri kami. Ini adalah laga yang penting dan anajk-anak merasa mereka bisa menang di babak pertama,” lanjut Prandelli.

“Pastinya kami harus mengoreksi beberapa hal seperti umpan-umpan silang namun gelandang kami lebih baik dalam laga itu,” tukasnya.

Hasil ini membawa Italia kokoh di puncak Grup C dengan 10 poin dari empat laganya. Namun Prandelli enggan jumawa jika timnya kini berada di posisi terdepan untuk lolos karena masih ada lima laga yang harus dimainkan.

“Tidak, kami masih jauh dari kata lolos,” simpulnya.

detik.com

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…