Jumat, 25 Maret 2011 22:20 WIB Tak Berkategori Share :

Inggris tegaskan misi pasukan koalisi bukan untuk kuasai Libya

Jakarta [SPFM], Inggris bersikeras pasukan koalisi menjalankan misi di Libya hanya untuk melindungi warga sipil dari serangan Khadafi. Bukan untuk menguasai Libya. Hal ini diungkapkan Menteri Muda Pertahanan Inggris James Gerald Douglas Howarth di acara  Jakarta International Defense Dialogue 2011 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/3/2011). Buktinya, menurut Howarth dua jet tempur Inggris pernah batal menyerang instansi militer Khadafi. Hal itu untuk menghindari jatuhnya korban sipil di sekitar instansi militer itu.

Howarth pun menilai blokade dari laut penting dilakukan untuk mencegah pasukan Khadafi mendapat suplai persenjataan. Menurutnya, misi di Libya bukan misi NATO. Memang anggota-anggota NATO menyuplai pesawat dan alat komunikasi, tapi misi ini dijalankan oleh negara-negara koalisi untuk mendukung resolusi PBB tahun 1973. [dtc/lia]

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…