Jumat, 25 Maret 2011 04:49 WIB Sukoharjo Share :

8 Desa realisasikan Alsintan, 1 Desa kembalikan uang ke Kasda

Sukoharjo (Solopos.com)–Inspektorat Sukoharjo menyelesaikan proses klarifikasi pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) di 12 kecamatan. Setelah klarifikasi, delapan dari 18 desa yang belum  merealisasikan Alsintan telah memenuhi kewajibannya.

Kepala Inspektorat Sukoharjo, Joko Triyono mengungkapkan, realisasi Alsintan oleh delapan desa tersebut dilaksanakan sesuai dengan tanggal pada surat pernyataan yang mereka buat. Sementara satu desa di Kecamatan Grogol, mengembalikan dana bantuan Alsintan senilai Rp 15 juta/desa ke kas daerah (Kasda) lantaran desa tersebut tidak memiliki lahan pertanian.

“Satu desa, mengembalikan uang itu ke Kasda. Hal itu ditunjukkan dengan bukti setoran yang dibubuhi materi dan ditandatangani pihak Kades setempat tertanggal 23 Maret 2011,” ungkap Joko saat dijumpai Solopos.com di ruang kerjanya, Kamis (23/3/2011).

Sementara itu, penerima yang belum merealisasikan Alsintan setelah diklarifikasi berjumlah sembila  orang. Delapan orang merupakan Kades dan satu pengurus gabungan kelompok tani (Gapoktan) di salah satu kelurahan di Kecamatan Sukoharjo.

Joko menguraikan, desa-desa tersebut yakni satu desa di Kecamatan Nguter, dua desa di Kecamatan Mojolaban, dua desa di Kecamatan Kartasura, dua desa di Kecamatan Gatak, dan satu desa di Kecamatan Bulu.

“Bagi desa atau Gapoktan yang belum membelikan Alsintan itu, kami terus pantau. Pokoknya sampai tuntas,” tegas Joko.

Plt Kepala DPPKAD Sukoharjo, Agus Santosa mengatakan, untuk pengembalian dana Alsintan dari salah satu desa ke Kasda lantaran desa setempat tak ada lahan pertanian tidak melanggar ketetapan anggaran maupun aturan apapupun.

“Boleh-boleh saja. Nanti, dana itu akan masuk pada Silpa 2011,” tandas Agus.

hkt

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…