Kamis, 24 Maret 2011 16:14 WIB Tak Berkategori Share :

Penyiar radio Filipina ditembak mati

Manila [SPFM], Maria Len Flores Somera, 44 tahun, jurnalis yang juga penyiar radio di Filipina, ditembak mati di Manila, Kamis (24/3/2011). Somera ditembak di bagian kepala, saat berjalan menuju halte bus. Dia meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Juru bicara kepolisian Agrimero Cruz mengatakan akan melakukan penyelidikan, apakah pembunuhan Somera ini terkait dengan acara yang diasuhnya di radio.

Acara talk-show yang dipandu Somera di radio, kerap mengkritik kebijakan pemerintah. Bahkan acara tersebut menyiarkan langsung aduan publik, terhadap kinerja pemerintah dan layanan publik.

Selain jurnalis dan penyiar radio, Somera adalah ketua asosiasi di lingkungan tempat tinggalnya yang berada di dalam lahan sengketa. Filipina tercatat sebagai negara yang berbahaya bagi jurnalis. Di negara tersebut pembunuhan jurnalis sering terjadi. Somera adalah jurnalis ketiga, yang tewas dibunuh pada tahun ini. [SPFM/lia]

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…