Kamis, 24 Maret 2011 22:09 WIB Tak Berkategori Share :

892 WNI sudah dievakuasi dari Libya

Jakarta [SPFM], Situasi keamanan Libya makin memburuk menyusul serangan yang dilancarkan oleh pasukan Sekutu ke negara yang dipimpin oleh Muammar Khadafi tersebut. Pemerintah Indonesia terus mengevakuasi WNI yang ada di sana. Hingga saat ini, sudah 892 WNI yang telah dievakuasi dari Libya. Hal ini diungkapkan Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa saat jumpa pers di Kantor Presiden, hari ini Kamis (24/3/2011).

Sementara WNI yang masih berada di Libya, menurut catatan Kemenlu, ada belasan orang di KBRI Tripoli. Marty menambahkan ada lagi dua mahasiswa asal Indonesia yang bersikeras tidak mau dievakuasi dan tetap ingin berada di Libya. Mengenai sikap Indonesia, lanjut Marty, Indonesia berupaya untuk menciptakan situasi kondusif agar masyarakat Libya bisa menentukan nasib sendiri tanpa intervensi dari pihak manapun. [KCM/lia]

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…