Rabu, 23 Maret 2011 17:24 WIB Internasional Share :

Ancaman radiasi, 25 Kedutaan di Tokyo tutup sementara

Tokyo –– Keadaan darurat nuklir di Jepang telah mendorong 25 kedutaan tutup sementara di Tokyo, ibukota Jepang.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Jepang Takeaki Matsumoto kepada AFP, Rabu (23/3/2011).

“Hingga Selasa, delapan di antaranya telah memindahkan fungsi mereka ke luar Tokyo atau Jepang,” ujar Matsumoto.

“Sisanya telah menyuruh staf mereka tinggal di rumah. Mereka terus mengubah pengaturan kerjanya hari ke hari,” tutur pejabat tinggi negeri Sakura tersebut.

Dikatakan Matsumoto, Kementerian Luar Negeri Jepang terus menjalin kontak dengan kedutaan-kedutaan tersebut guna memberikan informasi yang akurat kepada seluruh korps diplomatik.

Menurut divisi pers Kementerian Luar Negeri Jepang, negara-negara yang menutup sementara kedutaan mereka di Tokyo adalah: Angola, Bahrain, Benin, Botswana, Burkina Faso, Kroasia, Republik Dominika, Ekuador, Finlandia, Jerman, Ghana, Guatemala, Kenya, Kosovo, Lesotho, Liberia, Libya, Malawi, Mauritania, Mozambique, Namibia, Nepal, Nigeria, Panama dan Switzerland.

Saat ini para pekerja di PLTN Fukushima terus berupaya untuk mencegah terjadinya bencana nuklir di pembangkit nuklir yang rusak tersebut. Kerusakan itu terjadi menyusul bencana gempa dahsyat dan tsunami di Jepang pada 11 Maret lalu.

detik.com

lowongan pekerjaan
SALESMAN/GIRL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…