Selasa, 22 Maret 2011 15:43 WIB Solo Share :

Pemkot Solo bantah daftar peserta PKMS gold tak valid

Solo (Solopos.com)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membantah daftar penerima kartu program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) termutakhir tidak valid.

Pendataan telah dilakukan tim Pemkot secara berkala dan daftar yang diterbitkan pada awal tahun 2011 melalui Surat Keputusan (SK) Walikota itu merupakan hasil pendataan terbaru yang dilakukan akhir tahun 2010 lalu.

Demikian penjelasan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo, Budi Suharto ihwal tudingan DPRD setempat yang menilai bahwa daftar penerima kartu PKMS gold termutakhir tidak valid. Sekda menyatakan meskipun program PKMS telah berjalan sejak tiga tahun yang lalu, Pemkot secara berkala mendata ulang para penerima layanan program tersebut.

“Pendataan ulang tersebut termasuk memverifikasi langsung ke lapangan pada saat para peserta memperpanjang kartu mereka, khususnya untuk para pemegang kartu gold. Kalau dari hasil verifikasi tersebut mereka dinyatakan tidak lagi miskin, dalam arti dari sisi perekonomian mereka sudah lebih baik kondisinya, ya tidak lagi diperpanjang dan dialihkan ke warga miskin lainnya yang dinilai lebih membutuhkan,” ujar Sekda ketika ditemui wartawan di Balaikota, Selasa (22/3/2011).

Sekda menegaskan meskipun Pemkot memberikan solusi terhadap kasus-kasus yang sifatnya kasuistik, bukan berarti Pemkot memberikan kelonggaran bagi warga lainnya. Artinya, dalam menjalankan program PKMS tersebut, Sekda menyatakan Pemkot tetap memegang aturan bakunya.

(sry)

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…