Senin, 21 Maret 2011 17:23 WIB Karanganyar Share :

Jasad Ismail belum ditemukan

Karanganyar (Solopos.com)--Jasad seorang kroser asal Solo, Ismail, 46, yang hanyut terbawa arus Sungai Suruhan, Desa Dayu, Gondangrejo, pada Minggu (20/3) sore, hingga Senin (21/3/2011) belum ditemukan.

Ia terseret arus Sungai Suruhan yang tiba-tiba meluap. Ada sembilan kroser yang hanyut beserta motor yang mereka kendarai. Delapan kroser selamat, sedangkan Ismail belum ditemukan.

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar beserta sejumlah tim SAR dari Boyolali dan Sukoharjo, turut membantu pencarian jasad korban.

Menurut Kepala BPBD Karanganyar, Aji Pratama Heru Kristanto, penyusuran menggunakan perahu karet dilakukan dari Sungai Cemoro di Dusun Mbalong, Desa Wonosari, hingga di pertemuan anak Sungai Suruhan, yakni Kedung Boyo. Tim yang lain juga beberapa kali menyusuri dari lokasi kejadian hingga di Kedung Boyo.

Pencarian tersebut dilakukan sejak pagi sekitar pukul 07.00-12.30 WIB. Namun dari pencarian itu, hasilnya nihil.

“Sementara siang ini off dulu untuk istirahat dan koordinasi. Jam 13.00 WIB nanti kita lanjut lagi pencarian dari Kedung Boyo hingga Pos Sendangan,” ujar Heru saat ditemui wartawan di lokasi, Senin (21/3/2011) siang.

Ada sekitar 80 relawan yang dikerahkan untuk mencari jasad Ismail. Relawan tersebut nanti akan dibagi per berapa kilometer untuk penyisiran secara detail.

fas

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…