Senin, 21 Maret 2011 06:29 WIB Sport Share :

David Luiz tangguh di belakang, tajam di depan

London (Solopos.com)– Chelsea melakukan langkah brilian musim dingin ini dengan menggaet David Luiz. Luiz tidak cuma tangguh sebagai pemain belakang, tetapi juga tajam di depan gawang lawan.

Luiz digaet dari Benfica dengan harga 25 juta poundsterling. Pada awalnya, Chelsea memproyeksikan kehadiran Luiz sebagai penambal lini belakang mereka yang sering kedodoran karena tidak ada pendamping setara buat John Terry.

Menemani Terry sebagai palang pintu, Luiz bermain tanpa kompromi. Berkat posturnya yang tinggi, 187 cm, Luiz tangguh di bola udara serta punya kemampuan fisik bagus dalam duel satu lawan satu.

Tetapi Chelsea bak mendapat bonus karena Luiz tidak cuma tangguh menjaga setiap inci lini pertahanan The Blues, tetapi juga aktif menyerang dan malah sudah membukukan dua gol.

Luiz memang selalu ikut menyerbu saat ada tendangan sudut atau tendangan bebas ofensif buat Chelsea. Tandukannya menjadi salah satu senjata rahasia Chelsea buat mencetak gol.

Yang unik, dua gol Luiz semuanya dilesakkan ke gawang tim asal Manchester. Bek 24 tahun itu mencetak satu gol ke gawang Manchester United saat Chelsea menang 2-1 dan gol kedua ia dulang ke jala Manchester City, Minggu (20/3/2011), kala The Blues unggul 2-0.

“Seperti Anda lihat, sejak dia datang, dia bermain fantastis,” puji gelandang Chelsea, Michael Essien, kepada SkySports mengomentari performa Luiz.

“Kami membutuhkan pemain dengan tipe seperti dia di Chelsea. Dia melakukan pekerjaannya dengan hebat,” timpal Essien lagi.

Untuk sementara, Luiz justru lebih produktif dibanding rekrutan musim dingin Chelsea lainnya, Fernando Torres. Pasalnya, Torres yang berposisi sebagai striker dan dibeli dengan harga dua kali lipat Luiz, justru masih mandul dalam delapan laga.(Detikcom)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…