Senin, 21 Maret 2011 12:33 WIB Hukum Share :

Cicit Soeharto pakai Narkoba bareng Perwira Polri agar aman

Jakarta – Cicit Soeharto, Putri Aryanto Haryowibowo (20), menjadi pesakitan terkait kasus Narkoba. Polisi menangkap dia bersama AKBP Eddie Setiono di Hotel Maharani, Mampang, Jaksel. Menjadi pertanyaan apa hubungan Putri dan AKBP Edi.

“Kalau dilihat dari situ (penangkapan), kemungkinan sudah lama saling kenal,” ujar Direktur Narkoba Kombes Pol Anjan Pramuka Putra dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Senin (21/3/2011). Polisi memamerkan barang bukti namun tidak memunculkan para tersangka.

Polisi menduga hubungan AKBP Eddie dan Putri hanya sebagai teman biasa. “Ya merasa aman kalau makai bersama polisi,” imbuhnya.

Sebenarnya polisi mengincar tersangka lain GN, yang pernah menjadi sopir AKBP Eddie. “Dahulu GN ini suka disuruh nyari-nyari,” kata Anjan.

Polisi mengincar GN dan begitu mengetahui posisi dia di Hotel Maharani, ternyata di kamar hotel itu ada juga Putri dan AKBP Eddie.

“Ada barang bukti 0,88 gram sabu dan bong. Dan GN ini residivis,” tuturnya.

Putri ditangkap bersama GN dan perwira polisi AKBP Eddie di Hotel Maharani — yang satu grup dengan Hotel Maharaja — pada Jumat (18/3) dini hari. AKBP Eddie adalah staf di Pusat Keuangan Mabes Polri.

detik.com

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…