Senin, 21 Maret 2011 10:46 WIB News Share :

Ba'asyir tuding Densus pelaku Bom Buku

Jakarta –– Jika otoritas pemberantas terorime menuduh Islam radikal sebagai pelaku bom buku, Abu Bakar Ba’asyir balik menuding merekalah pelaku teror meresahkan itu. Ba’asyir menuduh Densus 88 sebagai otaknya.

“Ini pendapat saya ya. Itu pelaku Densus. Biang kerok Densus,” ujar Ba’asyir saat dimintai pendapat soal ancaman teror bom buku di luar ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Senin (21/3/2011).

Ba’asyir mengatakan, tindakan Densus tersebut dilakukan untuk mengalihkan isu agar teror tetap ada. “Jangan sampai teror berhenti. Itu tujuan mereka,” ujar terdakwa kasus terorisme ini.

Saat ditanya ada tudingan dia sebagai pelaku ancaman teror bom, Ba’asyir mengaku tudingan tersebut tidak masuk akal.

“Nggak masuk akal kalau pakai buku kalau dikaitkan dengan saya, sama bodohnya,” tandasnya.

Seminggu telah berlalu dan polisi tak juga sukses menguak teror bom buku. Otoritas pemberantas terorisme bahkan menyatakan pesimis kasus teror itu bisa terungkap.

detik.com

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…