Sabtu, 19 Maret 2011 11:57 WIB Pilkada,Sragen Share :

Sejumlah surat suara rusak ditemukan di TPS Plumbungan

Sragen (Solopos.com)–Kertas surat suara ditemukan dalam kondisi rusak di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Plumbungan, Kecamatan Karangmalang, Sabtu (19/3/2011).

Di TPS 12 ada tiga lembar kertas surat suara yang diyatakan rusak. Surat suara tersebut terdapat lubang pada salah satu kandidat calon. Ketua KPPS di TPS 12 Plumbungan, Bambang, saat ditemui Espos di lokasi mengatakan sebelum diadakan pencoblosan, pihaknya bersama para saksi dan pimilih memeriksa satu per satu kondisi surat suara. Bersama para saksi, pihaknya menyatakan tiga lembar surat tersebut rusak.

Meski demikian, hal itu tidak mengganggu jalannya pemungutan suara. “Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 385 orang dan jumlah surat suara 387. Kalau dikurangi yang rusak memang kurang, tapi ada pemilih yang berada di luar kota dan sudah memberi tahu tidak pulang, jadi tidak akan kurang,” jelas dia.

Sementara di TPS 13 ada selembar surat suara yang rusak.  Cabup nomor 1, Wiyono, meminta agar Panwas dapat menindak tegas pihak-pihak yang dengan sengaja merusak surat suara. “Ini pelanggaran serius, tangkap saja orangnya, tindak tegas. Mereka mencoba menodai
pesta demokrasi di Sragen,” tuturnya.

Seperti diberitakan dalam Pilkada Sragen untuk memilih bupati dan wakil bupati periode 2011-2016 kali ini terdapat lima masang calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup). Mereka yakni pasangan Cabup-Cawabup no 1 Wiyono-Dariyanto (Noto) , pasangan no 2 Sularno-Kushardjono (Laku) pasangan no 3 Danang Wijaya – Sumiyarno (Damar), pasangan no 4 Kusdinar Untung Yuni S-Darmawan Minto Basuki (Yuda) dan pasangan no 5 yakni Agus Fatchurrahman – Daryanto (Ada).

Sebanyak 751.071 warga Sragen masuk daftar pemilih tetap (DPT). Mereka dapat menggunakan hak pilih di 1.616 TPS yang tersebar di 20 kecamatan.

(aha)

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…