Sabtu, 19 Maret 2011 22:39 WIB Solo Share :

RT minta SK Walikota divalidasi

Solo (Solopos.com)–Sejumlah ketua RT meminta Pemerintah Kota (Pemkot) khususnya Dinas Kesehatan Kota (DKK) melakukan pendataan ulang untuk validasi surat keputusan (SK) Walikota tentang jumlah keluarga miskin (Gakin) yang berjumlah 7.000 orang.

Permintaan tersebut mengemuka menyusul keputusan Walikota yang menghentikan sementara penerbitan kartu Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Solo (PKMS) gold hingga 2012 nanti.

Akibat kebijakan itu, Gakin yang luput dari pendataan nasibnya kini menjadi terkatung-katung. Lebih-lebih mereka yang mengalami masalah kesehatan sehingga harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit (RS).

Ketua RT 05/ RW VI Semanggi, Soepardi menuturkan data Gakin yang dimiliki pemerintah pusat maupun pemerintah kota (Pemkot) sudah tidak valid lagi. Sebabnya, data Gakin yang dimaksud adalah data lama sehingga banyak yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di masyarakat.

“Gakin yang tidak mendapat jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) biasanya mendapat PKMS gold. Kecuali kalau warganya mampu, ya mereka tidak dapat PKMS gold melainkan hanya PKMS silver,” jelas Soepardi ketika dijumpai Espos di kediamannya, Sabtu (19/3/2011).

mkd

 

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…