Sabtu, 19 Maret 2011 11:17 WIB Ekonomi Share :

Marak sentimen negatif, Wall Street masih menguat

Jakarta (Solopos.com)–Pasar saham Amerika Serikat masih mampu menguat meski ketidakpastian melanda lantai bursa. Investor masih enggan berspekulasi dengan masih adanya konflik di Timur Tengah dan krisis nuklir Jepang.

Indeks S&P dan Dow Jones melemah untuk pekan keduanya atas ketidakpastian ini. Penguatan dua hari terakhir belum cukup menutupi pelemahan di perdagangan awal pekan.

Sebanyak 9,61 milair lembar saham diperdagangkan Jumat (18/3/2011) kemarin waktu setempat, lebih tinggi di atas rata-rata namun belum mampu menutupi transaksi hari-hari sebelumnya.

Situasi di pasar sudah siap untuk menyambut ketidakpastian tambahan, sinyal ini diperkuar oleh naiknya Indeks Volatilitas Bursa Chicago VIX, yang sudah turun 6,4%, pada hari Jumat naik 23%.

“Salah satu alasan mengapa pasar bisa menguat dalam beberapa hari terakhir bahawa jika dilihat dari sudut pandang ekonomi, krisis yang terjadi di Jepang tidak akan menganggu pemulihan pasar,” kata Russ Koesterich, investment strategist dari BlackRock Inc, dikutip dari Reuters, Sabtu (19/3/2011).

Saham-saham bank melompat setelah The Fed mengizinkan bank lokal menambah jumlah setoran dividennya. Wells Fargo and Co dan JPMorgan Chase menyatakan segera menambah jumlah dividennya.

Saham Wells Fargo naik 1,5% ke US$ 31,83 per lembar sementara JPMorgan di Indesk Dow Jones melompat 2,6% ke US$ 45,74 per lembar.

“Hal ini sangat positif, pemulihan pasar memang harus dipimpin oleh saham-saham bank. Tapi dalam beberapa hari ke depan akan ada koreksi teknikal seiring perkembangan,” kata Kenneth Polcari, managing director di Icap Corporates New York.

Indeks Dow Jones naik 83,93 poin (0,71%) ke level 11.858,52. Indeks Standard & Poor’s 500 menguat 5,49 poin (0,43%) ke level 1.279,21. Sementara Indeks Komposit Nasdaq bertambah 7,62 poin (0,29%) ke level 2.643,67.

Dalam sepekan, Indeks Dow Jones jatuh 1,5%, sementara Indeks S&P terpangkas 1,9% dan Indeks Komposit Nasdaq, melemah untuk pekan keempatnya secara berturut-turut, ambruk 2,6%.

(dtc/tiw)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…