Sabtu, 19 Maret 2011 08:46 WIB Internasional Share :

Libya peroleh ultimatum hentikan serangan secepatnya

Jakarta (Solopos.com)–Prancis, Inggris Raya, AS dan Negara-negara Arab memberi tahu pemimpin Libya Moamar Khadafi untuk secepatnya mengakhiri serangan terhadap warganya dan mengintervensi militer. Gencatan senjata harus segera dilakukan.

“Gencatan senjata harus disiapkan segera. Semua serangan terhadap penduduk sipil harus diakhiri,” demikian pernyataan Istana Kepresidenan Prancis, seperti dikutip AFP, Jumat (18/3/2011).

Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuan yang dihadiri oleh Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, Menlu Alain Juppe, Menhan Gerard Longuet and Kepala Staf Angkatan Darat Edouard Guillaud.

Pernyataan itu lebih lanjut mengatakan, “Khadafi harus mengakhiri pasukannya di Benghazi dan menariknya dari Ajdabiya, Misrata and Zawiyah…. Itu tidak bisa ditawar.”

Pernyataan juga memperingatkan, jika Khadafi tidak memenuhi resolusi PBB, ia akan mengahadapi konsekuensi dari masyarakat internasional dan “resolusi akan diberlakukan dengan perangkat militer.”

(dtc/tiw)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…