Sabtu, 19 Maret 2011 06:15 WIB Pilkada,Sragen Share :

Hari ini, Sragen menentukan nasib 5 tahun mendatang

Sragen (Solopos.com)–Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen berlangsung hari ini (19/3/2011) mulai pukul 07.00 WIB-13.00 WIB. Masyarakat Bumi Sukowati bakal berbondong-bondong mendatangi 1.616 tempat pemungutan suara (TPS) yang menyebar di 20 kecamatan.

Sejumlah anggota kelompok petugas pemungutan suara (KPPS) mulai menyiapkan penataan bilik suara, kursi, meja dan sebagainya untuk menyambut kedatangan para pemilih. Setidaknya sebanyak 1.616 kotak suara dan 3.232 bilik suara yang disiapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen. Petugas Petahanan Sipil (Hansip) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) dibantu dua orang aparat kepolisian mulai berjaga-jaga di TPS mulai Jumat (18/3/2011).

Di tengah persiapan petugas di TPS, KPU Sragen mendapat keluhan dari Dodok Sartono, salah seorang tim pemenangan pasangan Agus-Fatchurrahman (ADA) tentang rumor dugaan surat suara yang sudah dicoblosi. Kedatangan Dodok dan temannya diterima anggota KPU Setyadi dan Edy Suprapto.

“Kami menerima laporan surat suara di beberapa wilayah sudah dicoblosi. Kami meminta KPU membuka sampel kotak suara dan disaksikan Panitia Pengawas (Panwas). Selain itu kualitas segel dan gembok yang kurang baik juga bakal menimbulkan kerawanan,” tegas Dodok.

Anggota KPU Setyadi menanggapi adukan mereka. Dia menerangkan rumor itu tidak benar. Dia optimistis kondisi logistik, termasuk surat suara masih aman. “Kami terima aduan ini. Jika ada surat suara yang sudah dicoblos akan diketahui sebelum proses pemungutan suara dimulai.

Surat suara itu ditandatangani Ketua KPPS sebelum digunakan dan dicek keabsahannya. Jika ada yang cacat sedikit saja, maka surat suara itu tidak sah. Jadi jangan khawatir. Kalau belum puas silakan tempatkan saksi di setiap TPS,” paparnya.

trh

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…