Sabtu, 19 Maret 2011 12:18 WIB Internasional Share :

Bencana Jepang, lebih dari 18.000 orang tewas dan hilang

Tokyo (Solopos.com)–Delapan hari berlalu sejak gempa bumi dahsyat dan tsunami meluluhlantakkan Jepang. Jumlah resmi korban tewas dan hilang pun terus bertambah.

Sejauh ini, jumlah resmi korban tewas dan hilang telah mencapai lebih dari 18.000 orang. Demikian menurut data resmi Badan Kepolisian Nasional Jepang seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (19/3/2011).

Menurut Badan Kepolisian Nasional, sebanyak 7.197 orang telah dipastikan meninggal akibat bencana alam tersebut. Sedangkan 10.905 orang resmi tercatat sebagai orang hilang. Ini berarti hingga hari ini pukul 9 pagi waktu setempat, total korban jiwa dan hilang adalah 18.102 orang.

Dikhawatirkan jumlah korban jiwa akibat bencana pada 11 Maret itu akan jauh lebih tinggi mengingat begitu banyaknya korban yang hingga kini belum ditemukan. Saat ini harapan untuk menemukan korban-korban lainnya yang selamat kian menipis.

Gempa yang terjadi 11 Maret ini merupakan gempa terbesar di Jepang sejak tahun 1923. Saat itu gempa Great Kanto menewaskan lebih dari 142.000 orang.

(dtc/tiw)

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…