Jumat, 18 Maret 2011 22:09 WIB Sport Share :

Solo FC diliputi ketidakpastian pemain

Solo (Solopos.com)–Kubu Solo FC yang hendak bentrok lawan Medan Bintang pada laga Liga Primer Indonesia (LPI) di Medan, Minggu (20/3) diliputi ketidakpastian materi pemain yang akan diturunkan.

Manajer Tim Solo FC, Totok Supriyanto mengatakan cedera kaki dua pemainya masing-masing M Analis dan Dian Fakhrudin belum 100% fit. “Kami belum bisa menentukan siapa sapa pemain yang akan kami turunkan. Karena kami masih menunggu kesiapan terakhir Analis dan Dian yang mengalami cedera engkel,” ujar Totok ketika dihubungi melalui Ponselnya, Jumat (18/3/2011).

Bukan hanya dua pemain itu, katanya, David Michevski dan Asep Winarso yang mengalami masalah di kaki juga belum sehat 100%. Namun kondisi kedua pemain itu dinilai masih sedikit lebih baik dibanding Analis dan Dian.

Terkait itu pihaknya baru akan menentukan pemain yang akan diturunkan beberapa saat menjelang pertandingan Minggu besok. Kendati demikian pihaknya mengaku telah menyiapkan alternatif lain jika para pemain itu tak bisa diturunkan.

Pihaknya terpaksa membawa sejumlah pemain yang kondisi fisiknya belum 100% fit, karena minimnya pemain yang siap diturunkan. “Maka dari itu David dan Asep yang kesehatannya tidak maksimal tetap kami bawa. Harapan kami, kondisi mereka besok akan semakin membaik sehingga bisa dipasang,” tegas dia.

Pada bagian lain dia mengakui absennya Stevan Racic dan Zarko Lazetic yang sudah beberapa pertandingan tak bisa membela tim amat memusingkan. Sebab kedua pemain asal Serbia yang biasa beroperasi sebagai striker tim itu dinilai sebagai mesin gol Solo FC.

Menyinggung soal kekuatan Medan Bintang yang pada klasemen sementara ini berada di peringkat 13 atau tiga trap di bawah Solo FC yang bertengger di perngkat 10, Totok mengaku masih buta. Karena itu pihaknya tak berani mematok target muluk-muluk. Sehingga jika Asep dkk mampu menahan seri tuan rumah pun dinilai sebagai prestasi yang bagus.

ian

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…