Ilustrasi
Jumat, 18 Maret 2011 13:17 WIB News Share :

Lima orang tewas akibat tabrakan kapal di Sungai Musi

Ilustrasi

Palembang (Solopos.com)–Kecelakaan yang melibatkan kapal tanker milik Pertamina Gloria Sentosa dan Kapal Jukung di Sungai Musi menyebabkan lima orang tewas. Korban tewas semuanya merupakan penumpang Kapal Jukung.

Kabag Ops Polair Sumatera Selatan Zahrul Badawi mengatakan, kecelakaan ini terjadi di Selat Ajaran Sungsang, Sungai Musi. Saat kecelakaan terjadi, sebagian besar penumpang Kapal Jukung tengah tertidur pulas. “Saat bangun, tahunya saya sudah di air,” kata Edy ,31, salah satu penumpang yang selamat, di kantor Kantor Satpol Air Sumsel, Sei-Lais, Palembang, Jumat (18/3/2011).

Edi mengatakan, korban tewas kebanyakan akibat tertimpa reruntuhan kapal yang rusak akibat tabrakan. “Yang tewas itu semuanya akibat tertimba kayu,” kata Edy.

Informasi yang diterima, kecelakaan terjadi saat Kapal Jukung bergerak dari arah Karangagung ke Sungailais, Palembang. Saat melintas di Selat Ajaran, tiba-tiba ada kapal tanker bermuatan minyak. Kecelakaan pun tak terhindarkan dan Kapal Jukung tertabrak di sisi kanan tengah. Para penumpang itu akhirnya ditolong oleh sebuah perahu yang berada di belakang mereka.

Saat ini juru mudi kapal tanker Gloria Sentosa Mustari dan Perahu Jukung Irvansyah, saat ini tengah diperiksa Polairud Polda Sumsel. Berdasarkan pemeriksaan sementara, sebelum kecelakaan kapal tanker sudah memberi tanda dengan menyalakan lampu, tapi perahu jukung Irvansyah yang dikemudikan Ishak Junaidi ,43, terus melaju sehingga terjadi kecelakaan.

Mustari mengaku dia sempat berusaha menghentikan laju tanker bahkan mematikan mesin guna menghindari kecelakaan. Tetapi diduga karena jarak sudah terlalu dekat maka kecelakaan tak terhindarkan. Saat itu jukung Irvansyah bergerak beriringan dengan satu jukung lain dan posisinya berada di depan.

(dtc/tiw)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…