Jumat, 18 Maret 2011 15:55 WIB Solo Share :

JAT Solo demo bebaskan Baasyir

Solo (Solopos.com)–Ratusan anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Imaroh Mudiriyah Solo, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Kota Solo, Jumat (18/3/2011) siang. Mereka menuntut agar Pendiri JAT Abu Bakar Baasyir dibebaskan dari segala tuduhan.

Pengunjuk rasa yang sebagian besar didominasi remaja ini  membentangkan sejumlah poster berisi tuntutan agar Baasyir dibebaskan, di antaranya Bebaskan Ustad Baasyir, Atau Bencana Melanda, BAP Polisi Bohong, Saksi Bodong dan lainnya. Amir JAT Mudiriyah Solo, Muh Soleh Ibrahim dalam surat yang ditujukan ke sejumlah instansi, PN Jakarta Selatan, majelis hakim dalam kasus Baasyir, Mahkamah Agung dan Ketua Komisi Yudisial, mengatakan ada sejumlah kejanggalan dalam persidangan itu. Yaitu sidang yang dibuka untuk umum, namun malah didominasi oleh anggota kepolisian.

“Jaksa tetap menganggap I’dad (berlatih senjata)  yang merupakan perintah agama, pelakunya disebut teroris karena diyakini melanggar UU Terorisme,” tulisnya. Aksi berlangsung damai. Setelah menyampaikan orasi, massa membubarkan diri dengan tertib.

(aha)

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…