Jumat, 18 Maret 2011 22:22 WIB Sukoharjo Share :

Jamkesda lebih banyak diakses dengan SKTM

Sukoharjo (Solopos.com) — Meskipun data warga miskin (Gakin) telah ditetapkan pada surat keputusan (SK) bupati, kenyataannya layanan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) di Sukoharjo lebih banyak diakses dengan surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Kasi Jaminan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Sri Wahyuni mengungkapkan, jumlah pasien miskin yang telah dilayani dengan Jamkesda berjumlah 147 orang per Februari 2011. Dari jumlah itu, 121 pasien tidak tercatat dalam SK Bupati : 470/514/2010 tentang Penetapan Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Sukoharjo sehingga harus menunjukkan SKTM ketika akan mengakses layanan Jamkesda tersebut.

“Warga miskin yang menggunakan Jamkesda di tingkat PPK 1 (Puskesmas) dan pasien PPK 3 atau rumah sakit rujukan, mencapai 147 orang. Tapi, kebanyakan tidak ada di SK bupati, justru paling banyak SKTM,” beber Wahyuni saat dijumpai, Jumat (18/3/2011).

Wahyuni melanjutkan DKK tetap memberikan pelayanan Jamkesda bagi warga yang mampu menggunakan SKTM. Syaratnya, SKTM tersebut sudah direkomendasi atau ditandatangani dari pihak Badan Perencanaan dan Pengelolaan Daerah (Bappeda).

(hkt)

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…