Kamis, 17 Maret 2011 17:11 WIB Solo Share :

Rumah Zakat Jawa Tengah-DIY himpun dana Rp 11,8 M

Solo (Solopos.com)–Rumah Zakat Regional Jawa Tengah- DIY pada 2010 mampu menghimpun dana Rp 11,8 miliar dari masyarakat. Angka ini meningkat 23% dari tahun
lalu yakni Rp 9,6 miliar.

Petugas Media Relation Rumah Zakat regional Jateng-DIY, Muhammad Zahron, mengatakan dana tersebut terkumpul dari Rumah Zakat Cabang Semarang, Jogja dan Solo. “Dari Jogja Rp 5,2 miliar, Semarang Rp 4,7 miliar dan Solo terkumpul Rp 1,7 miliar,” katanya saat menggelar jumpa wartawan di Phinisi Cafe and Resto, Laweyan, Kamis (17/3/2011).

Dana yang telah disalurkan yaitu Rp 10,4 miliar dalam program kesehatan Rp 1,9 miliar, pendidikan Rp 6,8 miliar dan ekonomi mikro serta kepemudaan Rp 1,5 miliar. Petugas Bidang Kesehatan, Lisana Widi, menjelaskan penyaluran dana di bidang pendidikan yaitu pemberian beasiswa tingkat SD hingga perguruan tinggi sebanyak 35 anak setiap bulan.

Sedang untuk kesehatan yaitu membiayai kelahiran rata-rata lima ibu hamil setiap bulan, pengobatan gratis di kawasan miskin, perbaikan gizi Balita. “Kemudian untuk ekonomi yakni memberikan bantuan dengan mendirikan Kelompok Usaha Kecil Mandiri (Kukmi), pelatihan keterampilan dan pemberdayaan potensi lokal,” jelasnya.

(aha)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…