Kamis, 17 Maret 2011 13:30 WIB News Share :

Patung Jensud dan Diponegoro di Salatiga diresmikan

Salatiga (Solopos.com)–Walikota Salatiga, John Manuel Manoppo, bersama Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol (inf) JX Nunes, meresmikan patung Jenderal Sudirman dan Pangeran Diponegoro yang berdiri di kawasan Bundaran Tamansari Salatiga, Kamis (17/3/2011).

Keberadaan dua patung senilai Rp 590 juta diharapkan bisa menjadi ikon kota yang memiliki peran sebagai kota transito pariwisata. Peresmian ini dihadiri oleh jajaran musyawarah pimpinan daerah (Muspida), pejabat teras Pemkot Salatiga, dan beberapa tokoh masyarakat setempat.

Menurut Asisten I Setda Kota Salatiga, Y Tri Priyo Nugroho, pembangunan kedua patung ini merupakan bagian dari rencana Pemkot dalam menata kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Bundaran Tamansari. “Tahun ini kami anggarkan dana sekitar Rp 2,39 miliar untuk pembuatan jalur hijau, lampu penerangan jalan umum dan penataan Bundaran Tamansari non-tugu,” jelas mantan Kepala Dinas Pasar tersebut.

(kha)

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…