Kamis, 17 Maret 2011 08:39 WIB Internasional Share :

Jepang berupaya hidupkan lagi listrik PLTN Fukushima

Sendai (Solopos.com) — Pasca gempa dan tsunami, listrik di Jepang mati akibat kerusakan di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Saat ini sejumlah pekerja diturunkan untuk mengembalikan pasokan listrik.

Para insinyur Jepang memfokuskan usaha mereka memulihkan pasokan listrik ke PLTN yang rusak akibat gempa agar bisa mengaktifkan sistem pendingin. Gempa besar dan tsunami, Jumat (11/3/2011), membuat ledakan di power supply dan generator back-up (genset) di PLTN Fukushima.

Kurangnya daya listrik mengakibatkan temperatur reaktor melonjak dan batang bahan bakar yang berfungsi sebagai pendingin air menguap, memancarkan gas hidrogen dan bahan radioaktif yang memicu kebocoran dan lelehan.

Operator Pasokan Tenaga Listrik Tokyo mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan pemulihan jaringan listrik yang menghubungkan ke sistem transmisi. “Saat ini, kami berkonsentrasi pada upaya pekerjaan ini,” kata juru bicara Naohiro Omura seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/3/2011).

“Jika pekerjaan restorasi selesai, kita akan dapat mengaktifkan berbagai pompa listrik dan menuangkan air ke dalam reaktor dan tabung untuk membuat bahan bakar nuklir bekas,” jelasnya.

Para kru Jepang terus bergulat menyelesaikan tugasnya dengan ancaman seperti kecelakaan nuklir Chernobyl pada tahun 1986. Sebelumnya mereka berpendapat, ledakan terbaru dikhawatirkan berdampak pada kerusakan wadah yang merupakan salah satu dari enam pembangkit reaktor inti.

Sebelumnya, uap putih keluar dari reaktor unit 3 PLTN Fukushima Daiichi, Rabu (16/3/2011). Uap itu diduga karena kolam bahan bakar memanas dan beruap. Militer Jepang pun siap menyiramkan air dengan helikopter.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…