Kamis, 17 Maret 2011 07:59 WIB Hukum Share :

BNN gagalkan ribuan ekstasi dan happy five siap edar

Jakarta (Solopos.com) — Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang perempuan berinisial Y, 21, yang diduga berperan menjadi kurir ekstasi. Sebanyak 20.000 ekstasi dan 5.000 pil Happy Five ditemukan di Apartemen Kelapa Gading Nias, Jakarta Utara.

Penangkapan bermula ketika Y menjadi incaran petugas BNN empat bulan lalu. Sampai akhirnya, petugas mendengar bila Y akan bertransaksi ekstasi pada tersangka A dan F di sebuah mal di Sunter, Rabu (16/3/2011) sore.

Pada saat itulah petugas kemudian membuntuti gerak-gerik ketiganya dan menangkap satu per satu target tangkapan. A dan F ditangkap di sebuah apartemen di wilayah Pademangan, Jakarta Utara.

“Dari tangan keduanya didapatkan 1.000 Happy Five yang disimpan di bawah jok motor yang di parkir di basement parkir apartemen. Petugas juga menemukan 300 butir ekstasi di kamar apartemen yang disimpan di kipas angin,” kata Kepala Humas BNN Sumirat, Rabu (16/3/2011) malam.

Kemudian, tim lainnya bergerak menangkap Y di Apartemen Kelapa Gading Nias ketika Y berada di lift menuju kamarnya di Tower Dahlia lantai 15 No. 15 MS. “Petugas menemukan 20.000 ekstasi dan 5.000 pil Happy Five merah siap edar,” katanya.

Ketiganya diangkut ke sel tahanan BNN di Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Namun, dalam perjalanan telepon genggam milik Y berdering. Pria di balik telepon genggam itu memerintah Y mengantar paket ekstasi dan Happy Five ke suatu tempat di wilayah Jakarta.

“Setelah dicek pria yang menelepon Y adalah napi di Salemba. Dia yang mengatur peredaran ekstasi setelah paket diterima Y,” terang Sumirat.

E yang juga napi kasus narkotika dan tinggal di penjara Salemba, Jakarta Pusat, langsung dibawa petugas BNN sekitar pukul 16.00 WIB. “Keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di BNN,” ujarnya.

(dtc/try)

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…