Kamis, 17 Maret 2011 13:41 WIB Issue Share :

Alamat pengirim bom buku untuk Ahmad Dhani fiktif

Jakarta (Solopos.com)–Alamat pengirim bom buku ke Ahmad Dhani diketahui berada di Jl Dermaga no 21, Bogor. Namun alamat tersebut diketahui tidak ada di Kabupaten Bogor maupun di Kota Bogor.

“Kayaknya nggak ada. Kemarin itu yang Ciomas yang Utan Kayu juga bohong. Yang ada itu daerah Dermaga ya IPB itu. Kalau Jl Dermaga nggak ada,” kata Kapolres Kabupaten Bogor AKBP Dadang Rahardja saat dihubungi , Kamis (17/3/2011).

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah mengatakan, tidak ada Jl Dermaga di Kota Bogor. “Kalau Jl Dermaga sih nggak ada ya. Daerah Dermaga ada di Kabupaten Bogor. Tapi itu daerah bukan jalan,” ungkapnya.

Sebelumnya paket bom buku ke Dhani ini dikirim oleh Alamsyah Muthar. Bom buku yang dikirimkan ke Dhani berjudul ‘Yahudi Militan’. Tim Gegana pun kemudian tiba di rumah Dhani dan menjinakkan bom buku tersebut.

Paket bom buku ke Dhani ini adalah paket bom buku yang ke empat. Paket bom buku pertama diterima oleh aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL), Ulil Abshar Abdalla. Paket bom buku untuk Ulil ini melukai 4 orang. Bahkan tangan Kasat Reskrim Polres Jaktim Kompol Dodi Rahmawan harus diamputasi karena terkena ledakan bom buku.

Paket bom buku kedua dikirimkan ke BNN. Paket bom buku di Utan Kayu dan di BNN sama-sama berjudul Mereka harus dibunuh. Kemudian paket bom buku ketiga dikirimkan kepada Ketum PP, Japto Soerjosoemarsono. Ketiga paket bom buku ini diterima di hari yang sama, Selasa (15/3/2011).

(dtc/tiw)

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…